UMKM Masuk Industri Olahraga, Kanjuruhan Disiapkan Jadi Percontohan

AKURAT.CO Rencana Arema FC mengelola Stadion Kanjuruhan dinilai pemerintah sebagai wujud konkret industrialisasi olahraga yang dapat mendorong pemberdayaan UMKM dan memperkuat ekonomi daerah.
Menteri UMKM, Maman Abdurrahman mengatakan, konsep pengelolaan stadion berbasis holding UMKM sejalan dengan upaya pemerintah mengoptimalkan aset publik agar lebih produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Stadion harus menjadi ruang tumbuh bagi UMKM. Ketika dikelola dengan pendekatan industri, olahraga bisa menggerakkan ekonomi lokal dan membuka lapangan usaha baru,” kata Maman.
Baca Juga: Arema FC Siap Sulap Kanjuruhan Jadi Pusat Ekonomi UMKM
Ia menambahkan, transformasi stadion menjadi ekosistem ekonomi membutuhkan peran aktif berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, daerah, hingga pengelola klub dan komunitas.
Kerangka kerja kolaborasi telah disiapkan melalui Nota Kesepahaman antara Kementerian UMKM, Kemenpora, dan Kemendagri. Skema ini diharapkan mampu memastikan keterlibatan UMKM secara inklusif dalam aktivitas ekonomi di kawasan stadion.
Tenaga Ahli Menteri UMKM, Budi Setiawan menilai, paparan rencana Arema FC menunjukkan keseriusan dalam membangun ekosistem usaha yang berkelanjutan dan selaras dengan kebijakan nasional.
Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Usaha Menengah, Fitri Rinaldi menegaskan bahwa optimalisasi aset daerah seperti Stadion Kanjuruhan penting untuk meningkatkan produktivitas ekonomi sekaligus memperluas peran pengusaha UMKM di sektor nonkonvensional seperti olahraga.
Baca Juga: Kopdes Merah Putih Disiapkan Jadi Offtaker Nasional Produk UMKM
General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menyebut pengelolaan stadion diarahkan untuk menciptakan zona ekonomi eksklusif yang melibatkan UMKM lokal, suporter, dan masyarakat sekitar.
“Ini bukan hanya soal pertandingan sepak bola, tetapi bagaimana stadion menjadi pusat aktivitas ekonomi yang hidup dan memberi manfaat nyata bagi warga,” ujarnya.
Pemerintah memandang inisiatif ini berpotensi menjadi proyek percontohan nasional pengelolaan stadion yang profesional, mandiri, dan berorientasi pada pemberdayaan ekonomi rakyat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








