Akurat Logo

Ningbo Terbuka: Hentikan Tren Buruk dan Bikin Rekor Baru, Alexandra Eala Melenggang Ke-16 Besar

Dian Eko Prasetio | 20 Oktober 2026, 14:37 WIB
Ningbo Terbuka: Hentikan Tren Buruk dan Bikin Rekor Baru, Alexandra Eala Melenggang Ke-16 Besar
Petenis asal Filipina, Alexandra Eala, saat tampil menghadapi wakil Prancis, Diane Parry, pada laga pembuka Ningbo Terbuka 2026 di Ningbo, China, Senin (19/10/2026). X/TV5NewsPH

AKURAT.CO, Bintang tenis muda asal Filipina, Alexandra Eala, kembali menunjukkan konsistensi luar biasa di musim 2026. Petenis berusia 21 tahun itu sukses mengamankan tiket ke putaran kedua ajang WTA 500 Ningbo Terbuka 2026.

Alexandra Eala lolos usai menggulung perlawanan wakil Prancis, Diane Parry, lewat skor straight set 6-3 dan 6-1 dalam waktu yang relatif singkat, 77 menit, di Ningbo Yinzhou Tennis Center, Ningbo, China, Senin (19/10/2026) setempat.

Kemenangan di Ningbo Terbuka ini menjadi sangat krusial bagi Alexandra Eala karena berhasil memutus tren buruk tiga kekalahan beruntun yang sempat dialaminya di Singapura dan Wuhan.

Tak hanya itu, hasil ini mencatatkan kemenangan ke-34 Eala di level WTA Tour sepanjang musim 2026. Sekaligus lonjakan drastis mengingat ia hanya mengoleksi total 15 kemenangan tur sepanjang kariernya sebelum musim ini dimulai.

Baca Juga: Yayuk Basuki: Janice Tjen Sebenarnya Lebih Baik dari Alex Eala, Permainannya Lengkap

Laga sempat berjalan sengit di awal set pertama hingga kedudukan 3-3. Namun, Eala mendadak "mengamuk" dengan menyapu bersih tujuh gim beruntun untuk merebut set pertama 6-3 dan unggul jauh 4-0 di set kedua sebelum akhirnya menyegel kemenangan 6-1.

"Saya sangat senang dengan penampilan hari ini. Ini adalah babak pertama yang sangat bagus sekaligus tangguh. Diane adalah pemain hebat dan telah menjalani tahun yang luar biasa," kata Eala.

Statistik pertandingan mencatatkan performa Eala yang jauh lebih bersih dan konsisten dibanding sang lawan. Eala memproduksi 12 winner dengan hanya melakukan sembilan unforced errors (rasio 1,33).

Sebaliknya, Parry kerap membuat kesalahan sendiri dengan membukukan 25 unforced errors berbanding sebelas winner (rasio 0,44).

Kehadiran ribuan pendukung yang memadati tribun juga memberikan dorongan energi ekstra bagi petenis Asia Tenggara tersebut.

"Terima kasih semuanya atas dukungannya yang luar biasa. Dukungan ini membuat pekerjaan saya terasa sangat menyenangkan, bahkan di momen-momen sulit sekalipun," ungkap Eala.

Di putaran kedua nanti, Eala bakal menanti pemenang antara unggulan keenam Diana Shnaider atau petenis kualifikasi Yulia Putintseva. Pertemuan tersebut akan menjadi duel perdana bagi Eala melawan salah satu dari kedua petenis tersebut.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.