Akurat Logo

Cosmobeaute Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Industri Beauty Terhubung dengan Wellness

Winna Wandayani | 2 Oktober 2026, 22:23 WIB
Cosmobeaute Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Industri Beauty Terhubung dengan Wellness
Cosmobeaute Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Industri Beauty Terhubung dengan Wellness (AKURAT.CO/Winna Wandayani)

AKURAT.CO Cosmobeaute Indonesia 2026 resmi dibuka di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Kamis (1/10/2026). Memasuki penyelenggaraan ke-19, pameran ini berlangsung hingga 3 Oktober 2026.

Tahun ini, Cosmobeaute Indonesia diikuti lebih dari 562 perusahaan yang membawa sekitar 1.550 brand dari 17 negara dan wilayah. Peserta berasal dari sejumlah negara, termasuk Indonesia, China, Jepang, Korea Selatan, India, Italia, Prancis, Singapura, Thailand dan Vietnam.

Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, mengatakan industri kecantikan kini berkembang lebih luas dan mulai berkaitan dengan sektor wellness. Ia menyebut perubahan tersebut juga membuka kaitan antara industri kecantikan, kesehatan dan pariwisata.

"Industri kecantikan, saat ini sudah berkembang semakin luas. Beauty tidak lagi hanya berbicara tentang penampilan, tetapi semakin terhubung dengan wellness," ujar Ni Luh Puspa, saat Opening Ceremony di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (1/10/2026).

Menurut Ni Luh Puspa, perkembangan sektor beauty, wellness dan kesehatan dapat ikut mendukung pariwisata Indonesia. Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta diperlukan untuk mendorong perkembangan sektor tersebut.

Dari sisi penyelenggara, Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia, Kristi Wulandari, melihat perkembangan industri kecantikan tidak hanya terjadi pada produk. Ia menilai inovasi, teknologi, pengetahuan, keterampilan dan kolaborasi juga menjadi bagian dari perubahan industri.

"Penyelenggaraan Cosmobeaute Indonesia tahun ini mencerminkan bagaimana industri kecantikan terus berkembang, tidak hanya melalui produk, tetapi juga melalui inovasi, pengetahuan, teknologi, keterampilan dan kolaborasi," kata Kristi.

Berbagai perkembangan tersebut terlihat dari materi yang dibawa dalam pameran, mulai dari bahan baku dan formulasi, kemajuan teknologi, tren konsumen, manufaktur, hingga rantai pasok. Sejumlah topik itu juga dibahas melalui program diskusi, edukasi, pelatihan dan workshop.

Founder PT Rudy Hadisuwarno Oetomo, Rudy Hadisuwarno, mengatakan perubahan tren dan teknologi membuat pelaku industri perlu terus menyesuaikan diri. Menurutnya, perkembangan industri juga membutuhkan inovasi sekaligus kolaborasi.

Selain pameran, ada program pelatihan, workshop, sertifikasi dan demonstrasi kecantikan. Ada juga Cosmobeaute Indonesia Sustainability Awards 2026 yang membahas inovasi produk, kemasan, dampak sosial dan operasional rendah karbon.

Kehadiran pelaku industri dari berbagai negara turut membawa pembahasan tentang perkembangan kecantikan internasional. Salah satunya melalui M Beauty & Academy yang menghadirkan edukasi dan pertukaran pengetahuan antara Korea Selatan dan Indonesia.

Rangkaian kegiatan tersebut berlangsung bersamaan dengan pameran Cosmobeaute Indonesia 2026 di Hall 5 sampai 9 ICE BSD City. Acara ini berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Oktober 2026.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.