Akurat Logo

IDD PIK2 Buka Akses Desainer Indonesia ke Ekosistem Desain Global

Ayu Rachmaningtyas | 17 September 2026, 15:04 WIB
IDD PIK2 Buka Akses Desainer Indonesia ke Ekosistem Desain Global
Founder sekaligus Kurator SaloneSatellite dan Ambassador for International Relations Salone del Mobile.Milano, Marva Gricin Wilshire dan CEO IDD PIK2, Ipeng Widjojo.

AKURAT.CO Kehadiran Salone del Mobile.Milano melalui pameran SaloneSatellite Permanent Collection di Indonesia Design District (IDD) PIK2 dinilai dapat memperkuat ekosistem desain di Indonesia.

CEO IDD PIK2, Ipeng Widjojo, mengatakan, Salone del Mobile.Milano telah menjadi salah satu pameran desain terbesar dunia sekaligus rujukan bagi industri desain internasional.

“Salone del Mobile sudah 64 tahun mengadakan pameran desain terbesar di dunia dan menjadi kiblat untuk industri desain. Dengan menghadirkan dan bersama dengan mereka untuk menghadirkan di Indonesia Design Week, saya rasa itu akan membantu untuk ekosistem desain di Indonesia,” ujar Ipeng di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Menurut Ipeng, IDD PIK2 memiliki platform yang tepat untuk mempertemukan pelaku desain lokal dengan perkembangan desain global.

Hal itu didukung keberadaan IDD yang telah hadir selama sekitar tiga tahun dengan area mencapai 32 ribu meter persegi.

Ia mengatakan, sebagian besar tenant di IDD PIK2 merupakan toko dan pelaku usaha di bidang desain yang telah membangun ekosistem tersendiri.

Kehadiran desainer dari dalam maupun luar negeri juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

“IDD ini sudah hadir di PIK2 selama tiga tahun, dengan 32 ribu meter persegi untuk space yang kebetulan juga memang kebanyakan itu adalah toko-toko desain yang sudah ada ekosistemnya dan menghadirkan kolaborasi toko, desainer maupun desainer dari luar juga. Saya rasa itu juga sangat tepat untuk membuat ekosistem ini menjadi lebih besar,” jelasnya.

Lebih jauh, Ipeng berharap ekosistem yang dibangun melalui IDD PIK2 tidak berhenti pada penyelenggaraan pameran di dalam negeri.

Ia membayangkan karya dan desainer Indonesia dapat memperoleh akses lebih luas ke platform internasional.

“Suatu hari IDD juga bisa hadir di platform internasional. Mungkin nama-nama mereka atau karya mereka akan lanjut di katalog-katalog producer store yang terbesar di dunia,” tuturnya.

Baca Juga: SaloneSatellite Permanent Collection Debut di Indonesia, 55 Karya Desain Dunia Hadir di PIK2

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.