Akurat Logo

Siap Guncang Panggung Dunia, Kemendikdasmen Lepas 20 Talenta Vokasi untuk Bersaing di WorldSkills Shanghai

Moehamad Dheny Permana | 17 September 2026, 15:01 WIB
Siap Guncang Panggung Dunia, Kemendikdasmen Lepas 20 Talenta Vokasi untuk Bersaing di WorldSkills Shanghai
Kemendikdasmen melepas 20 talenta vokasi untuk bersaing di WorldSkills Competition 2026. - Foto: Kemendikdasmen

AKURAT.CO Indonesia kembali mengirimkan putra-putri terbaiknya untuk menaklukkan panggung global.

Sebanyak 20 talenta vokasi pilihan resmi dilepas oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk berlaga dalam WorldSkills Competition (WSC) ke-48 di Shanghai, Tiongkok.

Ajang yang mempertemukan talenta muda terbaik dari lebih dari 80 negara ini bukan sekadar ajang unjuk gigi kemampuan teknis, melainkan momentum pembuktian kualitas pendidikan vokasi Indonesia di mata dunia.

Berlangsung di Plaza Insan Berprestasi Kemendikdasmen, Jakarta, Selasa (15/9/2026), pelepasan kontingen menandai dimulainya perjuangan 20 kompetitor dan 17 expert yang akan bertarung di 17 bidang keahlian.

Para peserta merupakan siswa dan alumni SMK serta talenta unggulan dari institusi mitra industri yang telah melewati gemblengan ketat selama berbulan-bulan.

Baca Juga: UNKRIS dan USPU Rusia Buka Batch 3 Kerja Sama Pendidikan Global

Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Tatang Muttaqin, menyebut persiapan yang diberikan tidak hanya mencakup aspek teknis semata. Para peserta juga ditempa secara mental, kedisiplinan, integritas, dan standar kerja internasional.

"Mereka berangkat bukan sekadar membawa koper, melainkan membawa nama besar Indonesia. Mereka ditempa secara teknis, mental, dan disiplin tinggi dengan standar dunia," ujarnya.

Tatang menekankan bahwa target kontingen Indonesia melampaui perolehan medali semata. Ajang ini adalah kesempatan emas bagi generasi muda untuk menyerap pengalaman berharga, memantau perkembangan teknologi mutakhir, serta mengukur kemampuan diri di level global.

"Target kita bukan hanya pulang membawa medali, tetapi juga membawa pengalaman, teknologi, dan standar global untuk memajukan pendidikan vokasi di tanah air," lanjutnya.

Kolaborasi Strategis dan Mental Juara

=====

Baca Juga: Putus Rantai Kemiskinan, Kementerian PPPA Dorong Peningkatan Akses Pendidikan untuk Perempuan

Keberhasilan pembentukan mental juara ini tidak lepas dari sinergi kuat antara pemerintah dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Sejumlah raksasa industri dan institusi seperti Astra, Denso, Djarum Foundation, KAI, berbagai politeknik, universitas, hingga kementerian terkait turut bahu-membahu memperkuat persiapan kontingen.

Kolaborasi ini menjadi kunci utama agar pendidikan vokasi tetap relevan dengan dinamika teknologi dunia kerja yang bergerak cepat.

Selama prosesi pelepasan yang penuh khidmat, mulai dari pemasangan jaket kontingen, pengucapan ikrar integritas dan sportivitas, penciuman Sang Saka Merah Putih, hingga doa bersama, para peserta diingatkan untuk menjunjung tinggi karakter bangsa. Mental juara sejati tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi juga kejujuran, kemandirian, dan rasa tanggung jawab.

Menembus Standar Global dari Shanghai

WorldSkills Competition Shanghai 2026 menjadi tolok ukur penting untuk melihat sejauh mana capaian vokasi Indonesia berkembang jika dibandingkan dengan partisipasi sebelumnya di Lyon, Prancis.

Meski medali tetap menjadi target utama, pengalaman yang dibawa pulang oleh para peserta nantinya akan menjadi fondasi penting untuk mengevaluasi sistem pendidikan di dalam negeri. Mulai dari penyelarasan kurikulum, metode pembelajaran, hingga adaptasi teknologi industri.

Baca Juga: PIK2 Perluas Akses Pendidikan, 330 Pelajar dan Warga Tangerang Terima Manfaat

Kini, ke-20 talenta terbaik bangsa telah meninggalkan Jakarta dengan satu misi yang jelas, yakni tampil maksimal, membawa pulang pengalaman dan teknologi kelas dunia, serta membuktikan bahwa talenta vokasi Indonesia mampu berdiri sejajar dengan negara-negara lain di panggung global.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.