Apa Itu Subsidi Tepat MyPertamina? Simak Cara Daftar dan Menggunakan QR Code di SPBU

AKURAT.CO Ketahui apa itu Subsidi Tepat MyPertamina yang menjadi salah satu bentuk bantuan pemerintah untuk menjaga biaya transportasi masyarakat tetap terjangkau.
Agar penyaluran subsidi lebih tepat sasaran, Pertamina menghadirkan Program Subsidi Tepat MyPertamina yang memungkinkan pendataan kendaraan penerima BBM bersubsidi secara lebih terstruktur.
Melalui program ini, pemilik kendaraan perlu melakukan pendaftaran dan verifikasi data sebelum dapat membeli BBM bersubsidi menggunakan QR Code.
Bagi yang belum memahami cara kerja program ini, penting untuk mengetahui apa itu Subsidi Tepat MyPertamina, cara mendaftar, hingga langkah menggunakan QR Code saat mengisi BBM di SPBU.
Baca Juga: John Herdman Santai Pelatih Vietnam Pantau Timnas Indonesia, Sebut Skuad Piala AFF Akan Berbeda
Apa Itu Subsidi Tepat MyPertamina?
Subsidi Tepat MyPertamina adalah program yang dibuat oleh PT Pertamina Patra Niaga untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi, seperti Pertalite, diberikan kepada kendaraan dan masyarakat yang memang berhak menerimanya.
Melalui program ini, pemilik kendaraan perlu mendaftarkan data diri dan kendaraannya terlebih dahulu. Setelah data diverifikasi dan disetujui, pengguna akan mendapatkan QR Code yang digunakan saat membeli BBM bersubsidi di SPBU yang berpartisipasi dalam program tersebut.
Cara Daftar Subsidi Tepat MyPertamina 2026
Masyarakat yang ingin mendapatkan BBM bersubsidi melalui Program Subsidi Tepat MyPertamina perlu melakukan pendaftaran terlebih dahulu. Prosesnya cukup mudah karena dapat dilakukan secara online kapan saja melalui situs resmi Subsidi Tepat MyPertamina.
1. Kunjungi Situs Resmi Subsidi Tepat MyPertamina
Langkah pertama, buka website resmi Subsidi Tepat MyPertamina melalui perangkat yang terhubung ke internet. Setelah halaman utama terbuka, pilih menu "Daftar" untuk memulai proses registrasi.
Baca Juga: John Herdman Santai Pelatih Vietnam Pantau Timnas Indonesia, Sebut Skuad Piala AFF Akan Berbeda
2. Masukkan Data Diri
Isi Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai dengan data yang tertera pada Kartu Tanda Penduduk (KTP). Selanjutnya, buat kata sandi yang akan digunakan untuk mengakses akun.
3. Unggah Dokumen Kendaraan
Setelah mengisi data diri, pemohon perlu mengunggah beberapa dokumen pendukung yang dibutuhkan, antara lain:
Foto atau scan STNK kendaraan.
Foto fisik kendaraan dari beberapa sisi atau sudut pengambilan gambar.
Dokumen yang diunggah harus terlihat jelas agar memudahkan proses pemeriksaan oleh petugas.
4. Periksa Kembali Data yang Telah Diisi
Sebelum mengirim pendaftaran, pastikan seluruh informasi yang dimasukkan sudah sesuai dan tidak ada kesalahan. Pemeriksaan ulang penting dilakukan untuk menghindari kendala saat proses verifikasi.
5. Kirim Permohonan Pendaftaran
Jika semua data dan dokumen sudah lengkap, klik tombol kirim atau submit. Setelah itu, permohonan akan masuk ke tahap pemeriksaan oleh pihak MyPertamina.
Setelah formulir dikirim, tim MyPertamina akan melakukan pengecekan terhadap data dan dokumen yang telah diunggah. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kendaraan dan pemiliknya memenuhi syarat sebagai penerima BBM bersubsidi.
Proses verifikasi biasanya membutuhkan waktu sekitar 7 hingga 14 hari kerja, tergantung jumlah pendaftar dan kelengkapan dokumen yang diajukan.
Cara Menggunakan QR Code di SPBU
Apabila pendaftaran disetujui, pemohon akan memperoleh QR Code yang dikirim melalui email atau dapat diakses melalui aplikasi MyPertamina.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana




