ELFBAR dan LOST MARY Bentuk Dewan Penasihat di Inggris untuk Strategi Pengembangan Vaping yang Bertanggung Jawab

AKURAT.CO Dalam upaya memperkuat posisi di pasar global dan menjawab tantangan di industri vaping, ELFBAR dan LOST MARY secara resmi mengumumkan pembentukan Dewan Penasihat di Inggris.
Dewan ini akan memberikan nasihat strategis terkait berbagai aspek operasional dan tanggung jawab sosial kedua merek.
Victor Xiao, Wakil Presiden Global ELFBAR dan LOST MARY, mengungkapkan bahwa pembentukan dewan ini merupakan langkah penting dalam komitmen jangka panjang perusahaan untuk menghadirkan sektor vaping yang lebih bertanggung jawab di seluruh dunia.
“Pembentukan dewan penasihat ini menandai pencapaian penting dalam operasi global ELFBAR dan LOST MARY.
Hal ini sejalan dengan komitmen jangka panjang kami sebagai pemimpin pasar yang bertanggung jawab untuk sektor vaping di seluruh dunia, dan upaya kami untuk mengeksplorasi peran produk vaping dalam menghentikan kebiasaan merokok,” kata Xiao.
Anggota Dewan Penasihat di Inggris terdiri dari tokoh-tokoh terkemuka yang memiliki pengalaman di tingkat senior di pemerintahan, medis, dan penegak hukum.
Beberapa anggota termasuk Steve Bennett, mantan Direktur Investigasi di National Crime Agency, Right Honourable George Eustice, mantan anggota parlemen dan Menteri Lingkungan Hidup, Susie Kemp, mantan Kepala Eksekutif Dewan Swindon Borough, dan Lord Walney, mantan anggota parlemen serta penasihat khusus Perdana Menteri Gordon Brown.
Xiao juga menegaskan bahwa dewan ini memiliki peran penting dalam membantu kedua merek untuk mengatasi berbagai tantangan industri vaping, seperti vaping di kalangan anak muda, dampak lingkungan, dan perdagangan ilegal. "Kami merasa terhormat bekerja dengan para pakar yang ahli di bidangnya, sekaligus membimbing kami untuk menjadi warga perusahaan yang lebih bertanggung jawab secara sosial," tambah Xiao.
Dalam hal regulasi, ELFBAR dan LOST MARY terus mendorong penjualan vape yang bertanggung jawab dengan menyerukan peraturan yang lebih ketat, termasuk skema perizinan ritel dan pajak vape yang proporsional.
Kedua merek juga mendukung peningkatan kewenangan Badan Pengatur Obat-obatan dan Produk Kesehatan (MHRA) dan lebih banyak sumber daya untuk Standar Perdagangan.
Langkah ini mencerminkan keseriusan kedua merek dalam mematuhi peraturan di setiap pasar global tempat mereka beroperasi, dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan vaping yang lebih aman dan terkontrol.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia







