Panji Tengkorak Bangkit! Komik Legendaris Akan Hadir di Layar Lebar Mulai 28 Agustus

AKURAT.CO Legenda hidup dunia komik Indonesia, Panji Tengkorak, siap kembali menghantui layar lebar.
Setelah puluhan tahun hanya hidup dalam kenangan dan koleksi nostalgia, tokoh pendekar bertopeng tengkorak ciptaan mendiang Hans Jaladara itu resmi akan diangkat menjadi film oleh Falcon Pictures dan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 28 Agustus 2025.
Panji Tengkorak bukan sekadar tokoh fiktif. Ia adalah ikon keadilan dari era keemasan komik Indonesia.
Pertama kali muncul pada tahun 1968, kisahnya tentang pendekar misterius yang membela kaum tertindas sarat nilai moral, semangat perjuangan, dan filosofi hidup yang membumi.
Tidak heran jika Panji pernah menjadi fenomena budaya pop yang menyapu Indonesia di era ’70-an hingga ’80-an.
Kini, lebih dari lima dekade kemudian, semangat Panji hidup kembali. Tagar #PanjiTengkorak sempat merajai trending topic di platform X (sebelumnya Twitter), memunculkan gelombang fanart, diskusi, dan ulasan nostalgia dari para warganet lintas generasi.
Banyak yang berharap film ini bukan hanya mengobati rindu, tapi juga memperkenalkan kembali pahlawan lokal kepada generasi digital.
Baca Juga: China Gunakan Jalur Diplomatik Tekan AS Jelang Pilpres 2024
Proyek ambisius ini turut menggandeng sejumlah nama besar.
Aktor dan atlet bela diri Denny Sumargo dipercaya untuk mengisi suara karakter utama Panji Tengkorak—pilihan yang menuai antusiasme karena dinilai selaras dengan karakter Panji yang kuat, pendiam, dan penuh idealisme.
Kebangkitan Panji Tengkorak bukan sekadar proyek film, tapi juga menjadi momentum penting dalam membangkitkan kembali semangat komik lokal dan memperkuat identitas budaya Indonesia di tengah gempuran karakter asing.
"Ini bukan hanya tentang Panji, tapi tentang bagaimana kita merayakan kembali pahlawan-pahlawan lokal yang lahir dari imajinasi bangsa sendiri," ujar salah satu produser Falcon Pictures.
Dengan penggarapan modern dan sentuhan sinematik yang epik, film Panji Tengkorak diharapkan mampu menjadi jembatan antara nostalgia masa lalu dan kebanggaan masa depan. (Salsabilla Nur Wahdah/magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas
- 10KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Cari Bukti Baru Kasus ATR/BPN









