Meski Ditolak Gara-Gara LGBT, Ternyata Coldplay Pro Palestina? Cek Faktanya!

AKURAT.CO - Penjajahan yang dilakukan Israel terhadap Palestina telah berhasil menarik atensi banyak pihak di berbagai belahan dunia.
Tak hanya masyarakat biasa, para bintang internasional pun turut menaruh perhatian pada Palestina, salah satunya adalah band asal Inggris, Coldplay.
Sejak 2011, Coldplay diketahui telah menyatakan dukungan terhadap Palestina.
Dukungan itu pertama kali diungkapkan lewat sebuah unggahan di laman resmi Facebook Coldplay.
Baca Juga: Lirik dan Terjemahan Arabesque, Lagu Coldplay Untuk Mendukung Palestina
Melalui unggahan itu Coldplay mengajak penggemarnya untuk mendengarkan lagu ‘Freedom for Palestina’.
Meski unggahan Coldplay itu sempat mendapat berbagai kecaman dari para penggemarnya yang mendukung Israel, namun hal itu tak menyurutkan keputusan Coldplay untuk mendukung Palestina.
Pada 2017 Coldplay pernah mengunjungi Palestina guna mencari inspirasi pembuatan lagu.
Baca Juga: Arti Lirik Lagu Fix You Yang Dibawakan Oleh Coldplay Hingga Viral Di TikTok, Punya Makna Mendalam!
Selain itu, Coldplay pun pernah berkolaborasi dengan grup musik asal Palestina, Le Trio Joubran.
Melalui kolaborasi itu, Coldplay dan Le Trio Joubran berhasil merilis sebuah lagu berjudul Arabesque yang terinspirasi dari kisah perjalanan personil Coldplay ke Palestina.
Lagu yang bercerita tentang cinta dan perdamaian itu menggabungkan elemen Timur Tengah dengan musik pop.
Menurut salah satu personil Le Trio Joubran, Adnan Joubran, lagu itu dan keseluruhan album studio Coldplay dengan tajuk Everyday Life merupakan karya Coldplay yang menyuarakan kebebasan Palestina.
Baca Juga: Ini Lho Potret Sosok Gischa Debora Aritonang, Penipu Tiket Coldplay Hingga Rp15 Miliar
Selain itu, dukungan Coldplay pada Palestina pun terlihat melalui aksi-aksi nyata lainnya.
Misalnya seperti pada 2019 ketika sang vokalis, Chris Martin diminta memberi pidato berisi solidaritas terhadap Palestina.
"Saya percaya setiap manusia memiliki hak hidup di bumi ini. Saya tidak setuju dengan penindasan dalam bentuk apa pun," kata Chris saat itu yang sedang menggelar konser di Amman, Yordania.
Sebelumnya, Coldplay telah menggelar konser di Indonesia untuk pertama kalinya. Konser itu berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Rabu, (15/11/2023) lalu.
Baca Juga: Coldplay Sumbang Kapal Pembersih Sampah Untuk Sungai Cisadane, Emang Seberapa Kaya?
Namun, konser Coldplay di Indonesia itu mulanya sempat diwarnai penolakan karena alasan Coldplay merupakan pendukung LGBT.
Selain itu, konser Coldplay juga dinilai tak menunjukkan empati pada genosida yang sedang terjadi di Palestina.
Dukungan Coldplay terhadap komunitas LGBT memang telah santer terdengar di telinga para penggemar musik.
Meski Coldplay tak pernah memberi pernyataan secara langsung, tapi dukungan itu bisa terlihat melalui berbagai tindakan yang dilakukan, seperti membawa bendera LGBT pada salah satu konsernya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 3Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 4Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 7Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 8Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 9Dana Reses dari Fee Percepatan Haji, BAP Gus Alex Ungkap Permintaan Pimpinan Komisi VIII
- 10PAN Potong Gaji Anggota Dewan, Rp8 Miliar Terkumpul untuk Bantu Korban Bencana







