Prilly Latuconsina Resmi Mundur dari Sinemaku Pictures, Ini Alasannya

AKURAT.CO Kabar mengejutkan datang dari dunia perfilman Tanah Air. Prilly Latuconsina resmi mundur dari Sinemaku Pictures sebagai pemegang saham, keputusan yang langsung menyedot perhatian publik.
Langkah Prilly melepas saham di rumah produksi yang ikut ia besarkan itu memicu tanda tanya besar tentang apa sebenarnya alasan di balik keputusan penting ini?
Pengunduran diri Prilly Latuconsina dari Sinemaku Pictures disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Senin, 19 Januari 2026.
Dalam pernyataan tertulisnya, Prilly menegaskan bahwa ia mundur dari dua posisi sekaligus, yakni sebagai pemegang saham dan anggota direksi.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Soroti Kerusakan Lingkungan Pemicu Bencana di Sumatera
“AKU PAMIT. Hari ini, secara resmi aku menyatakan pengunduran diriku dari Sinemaku Pictures, baik sebagai pemegang saham maupun sebagai anggota direksi,” tulis Prilly dalam unggahannya.
Pengumuman tersebut sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial dan portal hiburan.
Alasan Prilly Latuconsina Mundur dari Sinemaku Pictures
Alasan utama di balik keputusan ini berkaitan dengan kebutuhan Prilly untuk memiliki ruang kreatif yang lebih mandiri.
Ia menyampaikan bahwa pengunduran diri ini bukanlah bentuk perpisahan dari dunia perfilman, melainkan langkah untuk mencari bentuk karya yang lebih jujur dengan visi pribadinya.
“Keputusan ini lahir dari kebutuhan untuk memiliki ruang di mana aku dapat memikul tanggung jawab sepenuhnya atas visi dan suara kreatif yang ingin aku bangun,” tulis Prilly.
Menurutnya, langkah ini justru menjadi awal dari fase baru dalam perjalanan kreatifnya.
Sebelum mundur, Prilly Latuconsina memegang peran strategis di Sinemaku Pictures.
Selain sebagai pendiri dan pemegang saham, ia juga menjabat sebagai Chief Marketing Officer (CMO) sejak rumah produksi tersebut berdiri pada Oktober 2019.
Dalam posisinya, Prilly terlibat langsung dalam:
- Strategi pemasaran film
- Pengembangan merek Sinemaku Pictures
- Kurasi proyek film dan serial web
Ia juga dikenal aktif sebagai produser eksekutif di hampir seluruh proyek Sinemaku.
Deretan Karya Sukses di Bawah Sinemaku Pictures
Sejak berdiri, Sinemaku Pictures mencatat sejumlah karya yang sukses secara komersial maupun kritik.
Beberapa judul populer antara lain:
- Kukira Kau Rumah
- Ketika Berhenti di Sini
- Bolehkah Sekali Saja Kumenangis
- Perayaan Mati Rasa
Dalam proyek-proyek tersebut, Prilly berperan penting di balik layar sebagai produser eksekutif.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Antusias Sambut FFI 2025, Semakin Spesial Kekasih Masuk Nominasi
Dalam pernyataannya, Prilly juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para mitra kerja yang selama ini mendampinginya.
Ia secara khusus menyebut Umay Shahab dan Ibu Yahni Dhamayanti sebagai sosok penting dalam perjalanan Sinemaku Pictures.
“Aku ingin menyampaikan apresiasi atas kepercayaan dan kerja sama selama ini kepada Umay Shahab dan Ibu Yahni Dhamayanti, serta seluruh tim Sinemaku,” tulis Prilly.
Meski mundur dari Sinemaku Pictures, Prilly memastikan dirinya tidak meninggalkan industri hiburan.
Ia menegaskan akan tetap aktif berkarya, baik di depan layar maupun di balik layar, melalui ruang dan cara baru.
“Aku akan terus berkarya, melanjutkan cerita-cerita yang ingin aku perjuangkan, di ruang dan cara baru yang lebih baik,” tegasnya.
Keputusan Prilly Latuconsina mundur dari Sinemaku Pictures sebagai pemegang saham dan direksi menjadi langkah penting dalam perjalanan kariernya.
Bukan sebagai akhir, pengunduran diri ini justru menandai babak baru bagi Prilly untuk membangun visi kreatif yang lebih personal dan mandiri di industri perfilman Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 6Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








