Akurat

Percaya Sama Pesugihan? Shareefa Daanish dan Arla Ailani Lebih Pilih Kerja Keras

Sri Agustina | 23 September 2025, 22:21 WIB
Percaya Sama Pesugihan? Shareefa Daanish dan Arla Ailani Lebih Pilih Kerja Keras

AKURAT.CO, Film Warung Pocong mengangkat cerita mistis yang tak asing di tengah masyarakat Indonesia, yaitu pesugihan.

Tapi bagaimana pandangan para pemainnya tentang praktik mencari kekayaan lewat perjanjian gaib?

Dua pemeran film Warung Pocong, Shareefa Daanish dan Arla Ailani, mendapati benang merah yang kuat dimana keduanya percaya bahwa kekayaan seharusnya datang dari kerja keras, bukan dari cara instan, apalagi yang bersinggungan dengan dunia gaib.

Baca Juga: Angkat Isu Sosial Masyarakat, Film Perjanjian Gaib Ceritakan Sisi Kelam Pesugihan

Baik Shareefa maupun Arla mengaku familiar dengan istilah pesugihan, tapi keduanya menyatakan sikap skeptis.

Shareefa menyebut pesugihan sebagai ‘perjanjian dengan makhluk gaib demi mendapatkan kekayaan dengan cepat,’ namun dia mengaku belum pernah menyaksikannya secara langsung.

“Percaya enggak percaya, karena pernah dengar tapi enggak pernah lihat secara nyata,” ujar Shareefa, Selasa (23/9/2025).

Senada, Arla mengatakan bahwa ketika mendengar kata ‘pesugihan’, dirinya langsung terbayang ‘ruangan gelap penuh asap dan orang yang sedang merapal mantra.'

Meski pernah mendengar kisah-kisah mistis, Arla belum pernah menemui bukti konkret praktik seperti itu di sekitarnya.

“Mungkin memang ada, tapi aku enggak percaya,” katanya dengan yakin.

Alih-alih mempercayai pesugihan, keduanya lebih memilih untuk percaya pada prinsip moral, kerja keras, dan keyakinan spiritual.

Arla, misalnya, sempat mengalami masa sulit saat pandemi. Baru lulus SMA, keluarganya yang berkecimpung di dunia seni kehilangan banyak pekerjaan. Namun, dia percaya bahwa rezeki tetap akan datang selama tidak menyerah dan terus berpikir positif.

Sementara itu, Shareefa mengenang masa kuliahnya yang penuh perjuangan, terutama saat dia harus membayar kuliah sendiri.

Untungnya, tabungan dari hasil modeling bisa menutupi kebutuhan saat itu.

“Saya enggak pernah ngelakuin hal aneh demi dapat uang cepat. Buat saya pribadi, berusaha untuk tidak meminjam uang. Kalau memang harus, itu pilihan terakhir,” ucapnya.

Keduanya menolak mentah-mentah pilihan cara yang instan untuk mendapatkan uang. Baik itu pesugihan, utang yang sembrono, maupun tindakan yang merugikan orang lain, semua dianggap bukan pilihan hidup yang sejalan dengan nilai yang mereka pegang.

Arla menyebutkan bahwa dirinya tumbuh dengan nilai-nilai moral yang kuat dari keluarganya. Dia percaya menghasilkan uang harus dengan cara yang halal dan tidak merugikan siapapun.

Baca Juga: Berapa Durasi Film Jalan Pulang? Cek Jadwal Bioskop Lengkap dan Sinopsis Film Horor Indonesia 2025

Shareefa pun menegaskan pentingnya menyesuaikan gaya hidup dengan kemampuan finansial, terutama saat sedang berada di masa sulit.

“Percaya dan yakin kalau kalian itu kuat. Sesuaikan gaya hidup kamu dengan kemampuan,” pesannya untuk mereka yang sedang menghadapi tantangan ekonomi.

Meskipun bermain dalam film horor yang bersentuhan dengan tema pesugihan, Shareefa dan Arla justru menunjukkan bahwa realitas hidup jauh dari kisah mistis.

Bagi mereka, tidak ada shortcut untuk sukses, hanya ada kerja keras, kesabaran, dan keyakinan pada rezeki yang datang dari arah yang benar.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

S
Reporter
Sri Agustina
R