Akurat Logo

Pertamina Drilling Perkuat Teknologi Pengeboran untuk Buka Potensi Migas Nonkonvensional

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 20 Oktober 2026, 19:49 WIB
Pertamina Drilling Perkuat Teknologi Pengeboran untuk Buka Potensi Migas Nonkonvensional
Pertamina Drilling mengoperasikan Rig PDSI#42.3/N1500-E, rig tipe cyber berkapasitas 1.500 horsepower (HP)

AKURAT.CO PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) memperkuat perannya dalam mendukung pengembangan migas nonkonvensional (MNK) di Indonesia.

Pengembangan MNK menjadi salah satu peluang untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Namun, karakteristik reservoir MNK yang memiliki porositas dan permeabilitas sangat rendah menghadirkan tantangan tersendiri, sehingga membutuhkan teknologi, peralatan, serta kompetensi operasional yang andal.

Baca Juga: Pertamina Drilling Gandeng Perusahaan Islandia, Bidik Bisnis Pengeboran Geothermal Global

Pertamina Drilling telah memiliki pengalaman dalam mendukung eksplorasi potensi MNK melalui pengeboran sumur Gulamo DET-1 pada 2023 dan Kelok DET-1 pada 2024 bersama PHR.

Kedua sumur tersebut menjadi bagian dari rekam jejak perusahaan dalam mendukung eksplorasi sumber daya migas nonkonvensional di Indonesia.

Dalam pengerjaan kedua sumur tersebut, Pertamina Drilling mengoperasikan Rig PDSI#42.3/N1500-E, rig tipe cyber berkapasitas 1.500 horsepower (HP) yang dirancang untuk mendukung operasi pengeboran dengan tingkat kompleksitas tinggi.

Kesiapan operasi juga diperkuat dengan dukungan layanan solid control dan berbagai layanan pendukung pengeboran lainnya. Integrasi peralatan dan layanan tersebut menjadi bagian penting dalam menghadapi tantangan teknis pada pengeboran MNK.

“Dengan pengalaman dan kapabilitas yang dimiliki, Pertamina Drilling siap mendukung pengembangan migas nonkonvensional (MNK) sebagai bagian dari upaya bersama memperkuat ketahanan energi nasional,” kata Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

Sekadar informasi, Pertamina Drilling saat ini mengoperasikan 58 rig darat (onshore) dengan kapasitas 300–2.000 HP, dua rig offshore workover berkapasitas 550 HP, serta tiga jack-up rig melalui kolaborasi strategis dengan perusahaan internasional ADES.

Di dalam negeri, Pertamina Drilling terlibat dalam berbagai proyek strategis di lingkungan Subholding Upstream Pertamina yang tersebar di Regional 1 hingga Regional 4, dengan cakupan wilayah operasi dari Sumatra hingga Papua.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.