Akurat Logo

Asian Para Games: Debut, Kadek Dwi Purwana Yasa Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia

Dian Eko Prasetio | 20 Oktober 2026, 20:37 WIB
Asian Para Games: Debut, Kadek Dwi Purwana Yasa Sabet Emas dan Pecahkan Rekor Dunia
Atlet para-atletik muda asal Bali, I Kadek Dwi Purwana Yasa, bersaing di ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 pada nomor lempar cakram klasifikasi F57 di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Jepang, Selasa (20/10/2026). NPC INDONESIA

AKURAT.CO, Atlet para-atletik muda Indonesia, I Kadek Dwi Purwana Yasa, sukses mempersembahkan medali emas kedua bagi Kontingen Indonesia di ajang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

Penampilan Kadek Dwi terasa kian spektakuler lantaran ia turut memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

Bertanding di Stadion Paloma Mizuho, Nagoya, Jepang, Selasa (20/10/2026), atlet berusia 18 tahun tersebut tampil sangat dominan di nomor lempar cakram klasifikasi F57.

Datang dengan status pemegang rekor dunia (48,68 meter) yang diraihnya pada Kejuaraan Dunia di Meksiko, Juli 2026 lalu, Kadek Dwi tampil lepas tanpa beban di Asian Para Games kali ini.

Baca Juga: Asian Para Games: Maulana Rifky Sabet Emas Pertama Indonesia, Pertajam Rekor Plus Sanjungan Erick Thoir

Pada kesempatan pertama, ia mencatatkan lemparan 46,79 meter kemudian meningkat menjadi 47,17 meter di percobaan kedua.

Gemuruh penonton di stadion memuncak pada lemparan ketiga. Kadek Dwi mempertajam rekor dunia atas namanya sendiri dengan lemparan sejauh 49,75 meter atau lebih jauh 1,07 meter dari rekor sebelumnya.

Catatan fantastis itu tak mampu dikejar oleh enam pesaingnya. Wakil Uzbekistan, Yorkinbek Odilov, harus puas meraih perak dengan lemparan 45,10 meter, disusul wakil Irak, Hussein Khazaee, yang memboyong perunggu (45,06 meter).

"Pertandingannya bagus. Lemparan saya lumayan bagus juga. Soal lawan-lawannya, kita sudah pernah bertemu jadi sudah tahu lah kekuatannya seperti apa," kata Kadek Dwi.

Tangis Haru di Balik Duka Kadek Dwi Kehilangan Sang Ayah

Suasana mendadak emosional saat Kadek Dwi ditanya mengenai sosok yang menginspirasi kemenangannya.

Suasana hening sejenak sebelum air mata atlet muda ini menetes mengenang mendiang sang ayahanda yang baru saja berpulang sebelum ia berangkat ke Jepang.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.