Akurat Logo

Bidik Pasar Global, INALUM Luncurkan Sertifikasi Low Carbon Aluminium

Saeful Anwar | 29 September 2026, 22:42 WIB
Bidik Pasar Global, INALUM Luncurkan Sertifikasi Low Carbon Aluminium
PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat langkahnya di pasar aluminium global melalui peluncuran Sertifikasi Low Carbon Aluminium atau Green Aluminium kepada pelanggan.

AKURAT.CO PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM memperkuat langkahnya di pasar aluminium global melalui peluncuran Sertifikasi Low Carbon Aluminium atau Green Aluminium kepada pelanggan.

Peluncuran tersebut dilakukan bersamaan dengan ajang Fastmarkets International Aluminium Conference 2026 yang berlangsung pada 15-17 September 2026.

Fastmarkets International Aluminium Conference merupakan forum tahunan industri aluminium global yang pada tahun ini memasuki penyelenggaraan ke-40.

Forum tersebut mempertemukan lebih dari 500 pelaku industri dan pengambil keputusan dari berbagai mata rantai industri aluminium dunia.

Sejumlah isu yang dibahas meliputi perkembangan pasar, dinamika harga dan pasokan, perdagangan global, hingga keberlanjutan dan pengembangan aluminium rendah karbon.

Bagi INALUM, sertifikasi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk meningkatkan daya saing produk aluminium Indonesia di tengah meningkatnya kebutuhan industri global terhadap produk dengan jejak karbon lebih rendah.

INALUM merupakan produsen aluminium primer di Indonesia yang proses peleburannya ditopang energi listrik berbasis tenaga air.

Direktur Pengembangan Usaha dan Komersial INALUM, Arif Haendra, mengatakan, peluncuran Sertifikasi Green Aluminium ditujukan untuk memperkuat nilai tambah produk sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas.

“Pasar global semakin memberikan perhatian terhadap produk aluminium dengan jejak karbon yang lebih rendah. INALUM memiliki keunggulan karena proses produksi aluminium kami ditopang oleh energi berbasis tenaga air (renewable energy),” ujar Arif, Selasa (29/9/2026).

Menurutnya, keunggulan tersebut dapat menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat posisi produk aluminium Indonesia di pasar internasional.

“Keunggulan ini ingin kami terjemahkan menjadi posisi tawar yang lebih kuat, sehingga produk aluminium Indonesia semakin kompetitif dan memiliki akses yang lebih luas di pasar internasional,” lanjutnya.

Baca Juga: Kejagung Limpahkan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ke JPU, Dakwaan Disiapkan

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.