Harga Minyak Tembus USD107, Kementerian ESDM Genjot Produksi Dalam Negeri

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyiapkan langkah antisipasi menghadapi kenaikan harga minyak dunia dengan mempercepat eksplorasi dan peningkatan produksi minyak nasional.
Wakil Menteri ESDM, Yuliot mengatakan, harga minyak dunia saat ini telah berada di kisaran USD107 per barel.
Untuk itu, salah satu langkah yang perlu diperkuat adalah meningkatkan produksi dari lapangan minyak di dalam negeri.
Baca Juga: Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026, Ini Penjelasan ESDM
“Jadi kita melihat, karena sebagian besar energi kita, yang untuk crude kita masih impor dari luar, tentu kita harus melihat sumber dalam negeri, bagaimana kita meningkatkan [produksi],” kata Yuliot di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Selasa (29/9/2026).
Yuliot menyebut, beberapa lapangan bahkan telah diindikasikan mampu menghasilkan tambahan produksi sekitar 2.500 barel per hari hingga 3.000 barel per hari.
Selain mengoptimalkan lapangan yang sudah berproduksi, pemerintah akan mendorong pengembangan potensi eksplorasi dan eksploitasi dalam dua tahun mendatang.
“Bahkan dari potensi-potensi eksplorasi dan eksploitasi ini, kita akan genjot pada tahun 2027 dan 2028, sehingga target kita di atas 1 juta barel itu bisa tercapai,” ujarnya
Yuliot menegaskan, percepatan eksplorasi menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan produksi minyak nasional. Kegiatan eksplorasi dapat dilakukan baik oleh pemerintah maupun badan usaha.
Pemerintah, lanjut dia, akan memberikan sejumlah kemudahan untuk mendorong badan usaha meningkatkan kegiatan eksplorasi dan pengembangan lapangan migas.
Baca Juga: Kuota LPG 3 Kg 2027 Dipangkas Jadi 8 Juta Ton, Ini Kata Kementerian ESDM
“Jadi kita juga ingin memastikan ada percepatan eksplorasi. Eksplorasi itu bisa dilakukan [dengan] dua [cara], pemerintah melakukan eksplorasi, atau badan usaha melakukan eksplorasi” tutur Yuliot.
Menurutnya, pemberian kemudahan bagi pelaku usaha diharapkan dapat mempercepat realisasi investasi eksplorasi sekaligus meningkatkan produksi minyak dalam negeri.
“Nanti kita juga akan memberikan kemudahan-kemudahan, dan dari kemudahan tersebut target produksi itu akan bisa tercapai,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 3Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 4Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 5Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 6Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 7Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 8Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 9Kejagung Limpahkan Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ke JPU, Dakwaan Disiapkan
- 10Komisaris Sucofindo: Gus Alex Titip Satu Juta Dolar untuk Pansus Haji, Sosok Komsin Disebut Brimob Jujur









