Weda Bay Nickel Reklamasi 223 Hektare Lahan Tambang hingga Maret 2026

AKURAT.CO PT Weda Bay Nickel terus memperkuat pengelolaan lingkungan melalui pelaksanaan reklamasi dan revegetasi di area bukaan tambang operasional.
Upaya ini merupakan bagian dari pendekatan berkelanjutan perusahaan untuk memastikan setiap tahapan operasional berjalan seiring dengan pemulihan fungsi lingkungan.
Manager Health, Safety, and Environment Weda Bay Nickel, Ronggour Siahaan mengatakan bahwa reklamasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari siklus operasional perusahaan.
Baca Juga: Industri Nikel Dukung Mandatori B50, Minta Beban Operasional Tetap Terkendali
“Kami menjalankan pengelolaan lingkungan sebagai bagian dari setiap tahapan operasional, mulai dari perencanaan dan pelaksanaan hingga pemantauan serta pemulihan area yang telah selesai ditambang. Berbagai kegiatan yang melibatkan karyawan dan mitra kerja juga turut memperkuat budaya tersebut, sehingga tanggung jawab lingkungan dapat diterapkan secara konsisten dalam aktivitas sehari-hari,” kata Ronggour, Jumat (17/7/2026).
Berdasarkan laporan reklamasi terbaru hingga Maret 2026, Weda Bay Nickel telah mereklamasi 223,43 hektare lahan sebagai bagian dari upaya pemulihan fungsi ekologis kawasan operasional tambang. Area reklamasi tersebut tersebar di sejumlah area dalam wilayah operasional WBN, termasuk Kao Rahai, Biri-Biri, dan Tofu.
Sementara itu, revegetasi dilakukan secara bertahap sesuai dengan rencana reklamasi yang telah disetujui oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta sejalan dengan ketentuan yang berlaku.
Upaya ini juga didukung oleh fasilitas nursery Weda Bay Nickel seluas 2.02 hektare, yang memungkinkan perusahaan untuk menyiapkan dan membudidayakan berbagai jenis tanaman yang dibutuhkan untuk revegetasi di area reklamasi pascatambang.
Proses reklamasi mencakup penataan kembali kontur lahan, penanaman berbagai jenis vegetasi, serta pemantauan pertumbuhan tanaman untuk memastikan proses pemulihan berjalan secara optimal.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif yang melibatkan karyawan dan mitra kerja. Pada Juni 2026, WBN menanam 1.000 bibit pohon di tiga area operasional, yaitu Kao Rahai, Biri-Biri, dan Tofu.
Selain itu, WBN juga menyelenggarakan Clean Up Day pada Juni 2026 di sejumlah area hunian karyawan dan kontraktor. Dalam kegiatan ini, peserta membersihkan area sekitar sekaligus memilah sampah berdasarkan jenisnya guna membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih bertanggung jawab.
Baca Juga: Kuota Nikel Dilonggarkan, ANTM dan INCO Berpeluang Tarik Investor
Bersama para kontraktornya, Weda Bay Nickel juga menerapkan prinsip reduce, reuse, dan recycle melalui pengelolaan dan pemanfaatan kembali material yang sudah tidak digunakan sebagai bagian dari praktik ekonomi sirkular.
Material seperti scrap metal dan drum bekas diolah menjadi produk kreatif dan fungsional, termasuk miniatur alat berat dan furnitur.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan karyawan dan mitra kerja untuk mendukung praktik operasional pertambangan yang lebih bertanggung jawab serta meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan sekitar,” ujar Ronggour.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa
- 10MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri









