Kementerian ESDM: PLTS Morowali Berpotensi Perkuat Pasokan Listrik Industri Sulawesi

AKURAT.CO Rencana pengembangan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Morowali dinilai berpotensi memperkuat pasokan listrik bagi kawasan industri di Sulawesi yang selama ini masih mengalami defisit daya.
Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Eniya Listiani Dewi menyambut positif rencana tersebut.
Eniya menyebut, tambahan pembangkit energi terbarukan akan membantu memenuhi kebutuhan listrik di wilayah yang menjadi pusat industri pengolahan mineral tersebut.
Baca Juga: PLN Bidik Lahan Tol Jasa Marga untuk Bangun PLTS Berkapasitas 0,5 GWp
"Bagus lah. Sulawesi itu kan kekurangan listrik," kata Eniya saat ditemui di Kementerian ESDM dikutip, Selasa (7/7/2026).
Eniya menjelaskan, ketimpangan pasokan listrik masih terjadi di Pulau Sulawesi. Saat ini, sistem kelistrikan Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) justru mengalami surplus daya.
Sementara, wilayah Sulawesi bagian tengah dan selatan, termasuk Morowali, masih membutuhkan tambahan pasokan listrik seiring pesatnya pertumbuhan kawasan industri.
"Sulawesi utara yang surplus. Sulutgo. Nah, itu surplus sehingga transmisi kebawah harus dilakukan,” ujarnya.
Eniya melanjut, pembangunan jaringan transmisi menjadi faktor penting agar kelebihan pasokan listrik di wilayah utara.
Apalagi, Morowali dan wilayah sekitarnya menjadi salah satu pusat permintaan listrik terbesar di Sulawesi karena adanya industri-industri pemurnin atau smelter.
"Transmisi kebawah ini kan Morowali dan seterusnya banyak sekali industri di situ, kurangkan listriknya,” tutur Eniya.
Diberitakan sebelumnya, Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, menegaskan komitmen negaranya untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan Indonesia melalui perluasan kerja sama di berbagai sektor, mulai dari energi, pendidikan, konektivitas, hingga pertahanan.
Komitmen tersebut disampaikan Lawrence Wong dalam pernyataan pers bersama Presiden Prabowo Subianto usai pertemuan Leaders' Retreat di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (6/7/2026).
Di sektor energi, Wong menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan energi baru dan terbarukan.
Menurutnya, Singapura siap menjadi mitra strategis, termasuk melalui pengembangan salah satu proyek pembangkit listrik tenaga surya terbesar di Morowali, Sulawesi Tengah.
Baca Juga: PLN Kantongi Usulan 28 Ribu Hektare Lahan untuk PLTS 100 GW
"Hari ini, kita juga telah menandatangani MoU antara Danantara dan Keppel Electric, Sembcorp Industries, serta Singapore Energy Interconnections. Ini akan memberikan peta jalan yang jelas untuk negosiasi dan pengembangan proyek listrik tersebut," ujar Wong.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 8Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








