Tak Lagi Setahun Penuh, Kementerian ESDM Sebut Kuota Impor BBM SPBU Swasta Bakal Periodik

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa pemberian kuota impor bahan bakar minyak (BBM) bagi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta akan dilakukan secara berkala.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menjelaskan bahwa kuota impor tersebut tidak akan diberikan sekaligus untuk satu tahun penuh, melainkan disalurkan secara periodik.
Kebijakan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi terhadap pelaksanaan pengadaan impor BBM untuk SPBU swasta sepanjang 2025. “Kita tidak berikan sekaligus. Jadi kita evaluasi juga kan, tidak diberikan langsung 1 tahun gitu (secara periodik),” kata Laode dikutip, Jumat (23/1/2026).
Baca Juga: Bahlil: SPBU Swasta Wajib Serap BBM Produksi Dalam Negeri
Sebelumnya, Laode mengatakan stok BBM untuk SPBU swasta untuk 2026 sudah disalurkan. Terkait dengan berapa besaran volume dan penambahan kouta yang diberikan kepada SPBU swasat, Laode tidak menjelaskan secara gamblang.
Namun, dirinya menyebut penambahan kouta BBM pada tahun ini tidak jauh beda seperti penambahan pada tahun 2025 atau sebesar 10%. “Mirip lah (sekitar 10 persen). Nanti tanya kepada SPBU swastanya. Tanya saja,” kata Laode saat ditemui di BPH Migas, Senin (5/1/2026) malam.
Lebih lanjut, Laode menegaskan bahwa SPBU swasta kini telah diperbolehkan kembali melakukan impor BBM, dan kebijakan tersebut sudah mulai berlaku.
Dengan dibukanya kembali akses impor bagi SPBU swasta, Laode memastikan bahwa kondisi pasokan BBM seharusnya sudah berada dalam kondisi normal, bukan sekadar menuju normal. “Bukan segera normal, harusnya sudah normal. Kan kita tidak ada menghentikan,” ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









