718 Kopdes Merah Putih Bali Tuntas, Kemenkop Siapkan Pusat Magang

AKURAT.CO Kementerian Koperasi menaruh perhatian besar terhadap perkembangan koperasi di Provinsi Bali. Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah menyebut Bali menjadi daerah yang paling siap mendukung program Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes) Merah Putih secara nasional.
Dalam Musyawarah Wilayah Dekopin Bali, Farida mengungkapkan bahwa seluruh 718 desa dan kelurahan di Bali telah membentuk Kopdes Merah Putih yang berbadan hukum. Capaian ini dinilai sebagai langkah penting dalam memperkuat fondasi ekonomi desa.
“Bali menunjukkan kesiapan luar biasa. Seluruh desa dan kelurahan sudah memiliki Kopdes Merah Putih, ini menjadi modal besar untuk penguatan ekonomi rakyat,” kata Farida, Sabtu (13/12/2025).
Baca Juga: Kemenkop Dorong Biomassa Jadi Sumber Pendapatan Baru Desa
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak lepas dari budaya gotong royong yang masih kuat di masyarakat Bali. Nilai kebersamaan ini membuat koperasi tidak hanya hidup secara administratif, tetapi juga aktif menjalankan fungsi ekonomi dan sosial.
Saat ini, ekosistem koperasi di Bali didukung oleh sekitar 3.800 koperasi aktif dengan total volume usaha mencapai Rp18 triliun. Angka tersebut mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat dalam gerakan koperasi.
Farida menekankan pentingnya sinergi antara koperasi yang sudah lama berdiri dengan Kopdes Merah Putih yang baru dibentuk. Menurutnya, pola pendampingan atau “kakak asuh” akan mempercepat peningkatan kapasitas koperasi desa.
“Koperasi existing kami harapkan bisa mendampingi Kopdes Merah Putih, baik dari sisi manajemen, pembiayaan, maupun pengembangan usaha,” ujarnya.
Dukungan terhadap koperasi, lanjut Farida, sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan koperasi sebagai sokoguru ekonomi nasional. Pemerintah ingin memastikan koperasi benar-benar menjadi instrumen pemerataan ekonomi, bukan sekadar formalitas.
Baca Juga: Kemenkop Rebranding Koperasi Desa Jadi Penggerak Ekonomi Warga
Sebagai bentuk dukungan lanjutan, Kemenkop merencanakan Bali menjadi pusat magang dan pembelajaran koperasi nasional mulai 2026. Pengurus Kopdes Merah Putih dari berbagai daerah akan belajar langsung dari praktik koperasi yang sudah matang di Bali.
Farida mengajak Dekopin dan seluruh pemangku kepentingan di Bali untuk bersama-sama mengawal pengembangan koperasi agar mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 3KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 8Prediksi Sassuolo vs Lazio 28 Oktober 2026: Jay Idzes Absen, Biancocelesti Diunggulkan
- 9KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah
- 10Geledah Kantor Pusat Djarum, KPK Dalami Penyimpangan Penerimaan Cukai Rokok









