PalmCo Tegaskan Komitmen Lindungi 14.000 Hektare Kawasan Konservasi

AKURAT.CO Subholding PTPN III (Persero), PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, menegaskan komitmennya menjaga kelestarian lingkungan melalui pengelolaan kawasan hutan bernilai konservasi tinggi atau High Conservation Value (HCV).
Hingga kini, perusahaan sawit tersebut mengelola lebih dari 14.000 hektare kawasan HCV yang tersebar di 96 lokasi di Sumatera dan Kalimantan.
Kawasan konservasi ini berfungsi sebagai habitat penting bagi berbagai flora dan fauna langka, termasuk Gajah Sumatera, Harimau Sumatera, serta sejumlah spesies primata, burung, dan tumbuhan endemik yang terancam punah.
Baca Juga: PTPN IV PalmCo Dukung Rehabilitasi Orangutan, Wujudkan Sawit Bersahabat dengan Alam
Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa arah bisnis perusahaan tidak semata mengejar keuntungan, tetapi juga mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan.
“Pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan kelestarian alam. Kami menyadari masa depan industri sawit juga bergantung pada keseimbangan ekosistem,” ujar Jatmiko dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (15/10/2025).
Sejak awal penerapan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) hampir dua dekade lalu, PalmCo telah menjadikan prinsip NDPE (No Deforestation, No Peat, No Exploitation) sebagai pedoman utama dalam operasionalnya.
Prinsip ini memastikan perusahaan menjalankan praktik perkebunan yang bertanggung jawab dan beretika.
PalmCo juga mencatat nihil kasus kebakaran lahan di seluruh wilayah operasional, termasuk di area gambut seluas 13.694,98 hektare.
Baca Juga: Presiden Deklarasikan Swasembada Beras, PTPN Group Kawal dan Perkuat BUMN Pangan
Hal ini dicapai melalui penerapan kebijakan zero burning policy, yaitu larangan pembukaan lahan dengan cara membakar.
“Sejak awal kami berkomitmen terhadap kebijakan bebas bakar. Sampai kapan pun, PalmCo akan tetap zero burning dalam seluruh aktivitasnya,” tegas Jatmiko.
Dalam upaya melestarikan satwa, PalmCo menjalankan berbagai inisiatif konservasi yang melibatkan masyarakat dan lembaga pemerintah.
Salah satu program utama adalah pengalokasian 50 hektare area perkebunan di Pesikaian, Indragiri Hulu, Riau, sebagai zona konservasi Gajah Sumatera. Program ini dijalankan bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau.
Melalui kerja sama tersebut, PalmCo membantu membangun jalur lintasan aman dan rumah singgah bagi gajah, sekaligus menanam pakan alami di sekitar kawasan tersebut.
Perusahaan juga membentuk tim tanggap darurat konflik satwa untuk mencegah potensi benturan antara gajah dan masyarakat sekitar.
Tak berhenti di Riau, PalmCo kini memperluas kontribusinya ke Kalimantan dengan mendukung program rehabilitasi Orangutan yang dilaksanakan bersama lembaga konservasi dan komunitas lokal.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi integrasi aspek lingkungan dan sosial di seluruh rantai nilai bisnis perusahaan.
“Perlindungan HCV, rehabilitasi orangutan, hingga kolaborasi lintas pihak kami lakukan untuk memastikan bahwa pengelolaan sawit tidak bertentangan dengan prinsip keberlanjutan,” jelas Jatmiko.
Dirinya menegaskan, seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari visi besar PalmCo untuk membangun industri sawit yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
“Kami ingin membuktikan bahwa industri sawit tidak selalu identik dengan eksploitasi. Dengan sinergi bersama masyarakat dan lembaga konservasi, PalmCo berkomitmen menjadi mitra bagi alam, bukan ancamannya,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Seharusnya Denny Indrayana Paham Penjelasan Jokowi Soal Ijazah Gibran, Kecuali Ada Dorongan Politik
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla









