MIND ID Jadi Bagian dari Penggerak 26,9 Persen Ekonomi Nasional

AKURAT.CO Holding Industri Pertambangan Indonesia MIND ID kembali masuk ke dalam jajaran daftar Fortune Indonesia 100 tahun 2025.
Penghargaan ini menjadi bukti bahwa inisiatif strategis yang dijalankan secara terintegrasi oleh Grup MIND ID mampu menggerakkan kinerja ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.
Adapun, penghargaan Fortune Indonesia ini diberikan kepada 100 perusahaan besar di Indonesia, dan jasanya dalam menjadi penggerak bagi pertumbuhan ekonomi dengan total kontribusi 26,93% dari PDB Nasional.
Sebagai perusahaan kedua terbesar dalam daftar bergengsi Fortune Indonesia 100 di sektor energi, MIND ID mencatat pendapatan sebesar Rp145,2 triliun dan laba Rp40,2 triliun.
Baca Juga: Investasi Lingkungan Progresif dari MIND ID Group, Diharapkan Jadi Barometer Sektor Pertambangan
Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama menyampaikan capaian ini merupakan hasil dari integrasi pengelolaan dan pengolahan sumber daya alam mineral dan batu bara di Indonesia guna menciptakan nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi Indonesia.
“Ini merupakan wujud nyata dari komitmen dan kontribusi seluruh Anggota MIND ID, dan tentunya hal ini akan terus kami jaga demi kemajuan peradaban Indonesia di masa depan,” katanya.
Pria melanjutkan, sepanjang 2024 MIND ID mendukung integrasi penguatan kinerja dan ekspansi bisnis Anggota MIND ID melalui serangkaian proyek strategis hilirisasi.
Melalui ANTAM dan INALUM, MIND ID merealisasikan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Mempawah yang menjadi integrator bagi rantai pasok produksi aluminium dari hulu hingga hilir di Indonesia.
Proyek strategis nasional (PSN) dengan nilai investasi mencapai USD900,7 juta atau sekitar Rp13,5 triliun ini, memproduksi sekitar 1 juta ton alumina per tahun dengan bahan baku 3,3 juta ton bauksit per tahun.
Selanjutnya, Grup MIND ID juga merealisasikan smelter tembaga kedua milik PT Freeport Indonesia (PTFI), yakni Smelter Manyar di Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE), Gresik, Jawa Timur, dengan nilai investasi USD3,7 miliar atau Rp58 triliun. Output dari smelter ini antara lain 650 ribu ton katoda tembaga, 50–60 ton dan sekitar 220 ton perak per tahun.
Dengan operasional pengolahan mineral batu bara, dan seluruh rangkaian pengembangan hilirisasi Grup MIND ID, total serapan hingga 2024 mencapai 69.258 orang yang tersebar di berbagai daerah Indonesia.
Serapan tenaga kerja ini berkontribusi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus menjadi pondasi pemerataan pertumbuhan ekonomi di masa depan.
“MIND ID hadir untuk memastikan kekayaan sumber daya mineral negeri ini memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat Indonesia. Hilirisasi bukan sekadar agenda perusahaan, tetapi agenda besar nasional yang mengantarkan Indonesia menuju kedaulatan ekonomi dan Indonesia Emas 2045,” tukas Pria Utama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 5Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









