AKURAT.CO Badan Pangan Dunia (FAO) melaporkan bahwa harga beras secara global telah meningkat.
Berdasarkan pembaruan Harga Beras di laman resminya pada Jumat (22/2/2024), FAO mencatat bahwa indeks harga semua jenis beras FAO atau FAO All Rice Price Index (FARPI) meningkat sebesar 1,2% pada Januari 2024, mencapai 142,8 poin. Hal ini merupakan level tertinggi harga beras dunia sejak tahun 2008.
Kenaikan harga juga terjadi pada jenis beras tertentu seperti aromatik dan ketan, yang mengalami peningkatan tipis masing-masing sebesar 0,8 dan 1,4%, dikarenakan adanya gangguan dalam proses panen beras fragant Thailand dan bastami Pakistan menjelang Ramadan.
Baca Juga: Negara Asal Impor Beras
Adapun jenis beras Japonica cenderung stagnan lantaran minimnya aktivitas dagang. Harga jenis beras Indica relatif naik khususnya di negara Asia.
Terkecuali di Vietnam, yang lebih disebabkan karena depresiasi mata uang dong mereka terhadap dolar AS.
Di Pakistan dan Thailand, terutama harga beras berkualitas tinggi mengalami kenaikan karena para produsen harus menyiapkan stok untuk tender impor dari negara lain, termasuk pesanan impor dari Bulog.
"Salah satunya harus memenuhi pesanan impor oleh Perum Bulog," tulis laporan itu.
Di Amerika Serikat, kuotasi harga ekspor terus meningkat karena keterbatasan pasokan menjelang musim tanam baru pada Februari dan Maret.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo juga mengungkapkan bahwa kenaikan harga beras disebabkan oleh perubahan musim dan fenomena El Nino, yang tidak hanya memengaruhi Indonesia tetapi juga negara lain.
"Karena ada perubahan musim, ada el nino, dan itu dialami bukan hanya negara kita, tapi negara lain juga mengalami hal yang sama harga beras naik," kata Jokowi di Gudang Bulog Batangase, Kamis (22/2/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta









