Golkar Perkuat Mesin Komunikasi Politik Lewat Teknologi AI

Baca Juga: Golkar Tak Goyah Dukung Pemerintahan Prabowo Meski Tuai Banyak Kritik
Melalui pendekatan praktik tersebut, Golkar ingin memastikan pemanfaatan kecerdasan artifisial tidak berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi dapat diterapkan secara langsung untuk menyelesaikan kebutuhan pekerjaan organisasi.
"Yang ingin kami bangun adalah kemampuan kader untuk menggunakan teknologi secara produktif. AI harus menjadi instrumen yang membantu meningkatkan kualitas kerja, mempercepat pengolahan informasi, dan memperkuat efektivitas komunikasi organisasi," ujar Nurul.
Kegiatan ini melibatkan unsur pimpinan organisasi pendiri dan yang didirikan Partai Golkar, organisasi sayap, tenaga ahli Fraksi Partai Golkar DPR, Golkar Connect, serta pengelola media KabarGolkar dan Golkarpedia.
Berdasarkan pembagian peserta dalam undangan DPP Golkar, kegiatan seminar diikuti 88 peserta, Rakornas MPO 58 peserta, dan lokakarya kecerdasan artifisial 44 peserta.
Peserta yang mengikuti seluruh rangkaian seminar dan lokakarya, berpartisipasi aktif, serta menyelesaikan praktik use case akan memperoleh sertifikat pengkaderan dari Akademi Partai Golkar (APG).
Baca Juga: HUT ke-62, Golkar Salurkan 620 Ribu Paket Sembako untuk Masyarakat di 38 Provinsi
Melalui rakornas dan semiloka ini, Partai Golkar menargetkan penguatan koordinasi komunikasi sekaligus peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tantangan komunikasi politik di era digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








