Akurat Logo

Puan Maharani: Ambang Batas Parlemen 5 Persen dan Wacana Pilpres Diusung Dua Parpol Belum Resmi

Putri Dinda Permata Sari | 22 September 2026, 13:40 WIB
Puan Maharani: Ambang Batas Parlemen 5 Persen dan Wacana Pilpres Diusung Dua Parpol Belum Resmi
Ketua DPP PDIP yang juga Ketua DPR, Puan Maharani, memastikan belum ada kesepakatan resmi terkait parliamentary threshold. - Foto: Akurat.co/Putri Dinda Permata Sari

AKURAT.CO Pembahasan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar 5 persen, serta wacana pencalonan presiden dan wakil presiden yang diusung dua parpol masih sebatas pembicaraan informal.

Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, mengatakan, belum ada kesepakatan resmi terkait kedua wacana tersebut.

Menurutnya, pembahasan secara formal nantinya dilakukan di DPR dalam proses revisi Undang-Undang Pemilu.

"Pembicaraan bahwa ambang batas PT lima persen itu kan masih dalam tahap pembicaraan di antara partai politik, belum secara resmi juga. Bahwa nantinya pilpres itu akan diusung oleh dua partai politik itu juga masih dalam proses wacana informal. Jadi, belum resmi karena nanti pembahasan resminya itu akan dibahas di DPR," jelasnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Puan, yang juga menjabat Ketua DPR, mengatakan, pembicaraan informal antarparpol merupakan bagian dari proses sebelum pembahasan resmi dilakukan di parlemen. Ia memastikan PDIP siap terlibat dalam komunikasi tersebut.

Baca Juga: Ambang Batas Parlemen 5 Persen Bisa Bikin Disproporsionalitas Hasil Pemilu Makin Tinggi

"Jadi, pembicaraan informal selalu akan dibicarakan bersama partai-partai politik, dan PDI tentu saja siap untuk selalu ikut bicara," ujarnya.

Puan juga menyebut PDIP telah diajak berbicara mengenai wacana ambang batas parlemen 5 persen. Namun, pembicaraan tersebut tidak dilakukan dalam forum resmi.

"Terkait dengan ambang batas lima persen yang sudah dibicarakan, kami juga sebenarnya sudah diajak berbicara namun tidak dalam forum tersebut," katanya.

Hal serupa terjadi dalam pembahasan mengenai kemungkinan pilpres hanya diikuti pasangan calon yang diusung dua parpol.

Menurut Puan, PDIP juga telah diajak membicarakan wacana tersebut meski pembahasannya masih berlangsung secara informal.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.