7 Fakta Menarik Jokowi's White Paper, dari Peluncuran hingga Isi Buku yang Kontroversial

AKURAT.CO Jokowi’s White Paper resmi diluncurkan dan langsung menuai perhatian publik. Buku setebal lebih dari 700 halaman ini tidak hanya berisi kisah perjalanan politik Joko Widodo, tetapi juga menyimpan berbagai fakta menarik yang kini ramai diperbincangkan.
Dari proses peluncuran, isi buku, hingga kontroversi yang menyertainya, Jokowi’s White Paper menjadi salah satu topik hangat yang sayang untuk dilewatkan.
Dikutip dari berbagai sumber, Selasa (19/8/2025) berikut fakta-fakta menarik Jokowi's White Paper yang menjadi perbincangan di publik.
Fakta-fakta Menarik Jokowi's White Paper
Baca Juga: Prabowo: Proses Transisi Pemerintahan dari Jokowi Penuh Kedewasaan Politik
1. Buku Setebal 700 Halaman
Fakta pertama, Jokowi’s White Paper hadir dalam format nonfiksi dengan jumlah halaman nyaris mencapai 700 lembar.
Isinya diklaim memuat hasil penelusuran dokumen dan analisis digital forensik yang disusun detail oleh para penulis.
2. Penulis dari Latar Belakang Berbeda
Buku ini ditulis oleh tiga sosok dengan latar belakang beragam:
- Roy Suryo, pakar telematika,
- Rismon Sianipar, analis,
- Tiffauzia Tiyassuma (dr. Tifa), praktisi kesehatan yang juga aktif dalam isu sosial.
Kolaborasi lintas disiplin inilah yang membuat buku ini disebut sebagai kajian multidimensi.
3. Peluncuran di Sleman, Yogyakarta
Peluncuran Jokowi’s White Paper digelar di Sleman, Yogyakarta, pada 18 Agustus 2025. Acara sempat menuai perhatian karena venue awal di Universitas Gadjah Mada (UGM) batal digunakan sehingga lokasi peluncuran berpindah.
4. Mengupas Isu Akademik Jokowi
Substansi buku menyoroti dokumen akademik Presiden Jokowi, khususnya soal keabsahan ijazah.
Isu ini dikaji melalui pendekatan digital forensik, telematika, dan neuropolitika, dengan klaim penyajian bukti dan dokumentasi pendukung.
5. Menuai Pro dan Kontra
Tidak heran, penerbitan buku ini langsung memicu polemik. Sebagian pihak menilai buku ini sebagai bentuk propaganda, sementara penulisnya menyebut karya tersebut adalah kumpulan riset dan analisis yang objektif. Perdebatan pun semakin ramai di ruang publik dan media sosial.
6. Rencana Distribusi ke 25 Negara
Menariknya, penulis berencana mendistribusikan buku Jokowi’s White Paper ke 25 negara.
Langkah ini dimaksudkan agar pembahasan dalam buku bisa menjadi perhatian internasional.
7. Disertai Dokumen dan Arsip
Baca Juga: Prabowo Singgung Jokowi Saat Buka Sidang Kabinet Paripurna, Ada Apa?
Buku ini tidak hanya berisi narasi, tetapi juga dilengkapi lampiran dokumen dan arsip pendukung.
Meski demikian, detail lengkap isi dokumen tidak dibuka secara penuh ke publik, hanya disampaikan melalui penjelasan penulis saat acara peluncuran dan wawancara media.
Kesimpulan
Peluncuran Jokowi’s White Paper menjadi salah satu momen paling kontroversial di tahun 2025.
Fakta-fakta menarik seputar buku ini mulai dari tebalnya hampir 700 halaman, ditulis oleh tiga penulis lintas bidang, hingga rencana distribusi internasional membuatnya semakin ramai diperbincangkan.
Meski menuai pro dan kontra, publik menilai buku ini akan terus jadi bahan diskusi panjang di Indonesia.
Itulah deretan fakta menarik mengenai Jokowi’s White Paper yang tengah menjadi sorotan publik dan memicu berbagai perdebatan di tanah air.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 8Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar









