Hubungan Megawati dan Prabowo Diprediksi Makin Panas Usai Hasto Ditahan KPK

AKURAT.CO Hubungan antara Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dan Presiden RI, Prabowo Subianto, diperkirakan akan semakin memburuk pasca-penahanan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menilai ketegangan ini berpotensi merembet ke daerah, terutama dengan kepala daerah dari PDIP yang bisa saja mengambil sikap bertentangan dengan kebijakan pemerintah pusat.
"PDIP kemungkinan besar tidak akan lagi mendukung pemerintahan Prabowo dan bisa terjadi riak di daerah, karena sikap PDIP yang berseberangan dengan pusat," ujar Efriza kepada wartawan di Jakarta, Minggu (23/2/2025).
Efriza juga melihat pola yang sama dalam hubungan Megawati dengan dua presiden sebelumnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi), yang pernah mengalami dinamika politik serupa.
Baca Juga: Tarif Air Bersih di Jakarta Makin Gila, Warga Rusun Cuma Bisa 'Mandi Keringat'!
“Jika Megawati terus bersikap keras dalam kasus Hasto, Prabowo bisa mengalami nasib yang sama seperti SBY dan Jokowi yang pernah berada di posisi tidak disukai Megawati,” tambahnya.
Tanda-tanda ketegangan ini sudah terlihat dari sikap Megawati yang reaktif terhadap kasus Hasto. Sebelum Hasto resmi ditahan KPK, Megawati sempat menegaskan akan mendatangi lembaga antirasuah tersebut jika Sekjennya ditangkap.
"Saya bilang, kalau Hasto itu ditangkap saya datang. Saya enggak bohong. Kenapa? Karena saya ketua umum, saya bertanggung jawab kepada warga saya. Dia adalah Sekjen saya," ujar Megawati dalam sebuah acara di Jakarta pada Kamis (12/12/2024).
Tak lama setelah penahanan Hasto, Megawati mengeluarkan instruksi kepada seluruh kepala daerah dari PDIP untuk menunda keikutsertaan dalam program retreat kepemimpinan di Magelang, yang digelar oleh pemerintah pusat.
Instruksi tersebut keluar hanya sehari sebelum acara dimulai, yang semakin memperkuat indikasi adanya ketegangan antara PDIP dan pemerintahan Prabowo.
Dengan eskalasi situasi ini, hubungan antara Megawati dan Prabowo tampaknya akan terus menjadi sorotan politik nasional dalam waktu dekat.
Baca Juga: PSM Makassar vs Persija Jakarta: Juku Eja Tumbangkan Macan Kemayoran Lewat Gol Nermin Haljeta
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








