Akurat Logo

Cara Mengatasi Blender Tidak Menyala Tanpa Harus Servis

Redaksi Akurat | 17 Oktober 2026, 22:27 WIB
Cara Mengatasi Blender Tidak Menyala Tanpa Harus Servis
Blender

AKURAT.CO Blender adalah alat dapur yang sering dipakai untuk membuat jus, smoothies, atau menghaluskan bahan masakan. Tapi kadang muncul masalah ketika blender tidak menyala meskipun sudah dicolokkan ke listrik.

Sebelum panik dan bawa ke tukang servis, ada beberapa cara sederhana yang bisa dikerjakan sendiri di rumah untuk memperbaikinya. Artikel ini akan menjelaskan cara mengatasi blender yang tidak mau nyala, penyebab umumnya, serta tips agar blender tetap awet.

Baca Juga: 5 Cara Membersihkan Beauty Blender, Mudah Dan Tetap Higenis

Periksa Listrik dan Kabel Terlebih Dahulu

Sebelum membuka blender atau memikirkan perbaikan teknis, hal pertama yang perlu diperiksa adalah sumber listrik. Terkadang masalah sepele seperti kabel yang longgar atau stopkontak yang bermasalah membuat blender tidak menyala. Cobalah mencolokkan blender ke stopkontak lain atau tes stopkontak dengan alat listrik lain untuk memastikan listrik berfungsi. Jangan lupa juga cek kabel blender, pastikan tidak ada sobekan atau kerusakan pada bagian kabel.

Cek Pemasangan Jar dan Tutup Blender

Blender modern biasanya dilengkapi dengan safety lock yang mencegah motor menyala jika jar atau tutup tidak terpasang dengan benar. Pastikan jar sudah dipasang rapat dan terdengar “klik” saat terpasang. Tutup blender juga harus menutup dengan baik. Jika mekanisme pengaman ini rusak atau jar tidak terpasang dengan tepat, motor tidak akan hidup meski listrik tersambung.

Periksa Tombol On/Off dan Saklar

Tombol on/off dan pengatur kecepatan bisa menjadi penyebab blender tidak menyala, terutama jika sudah lama digunakan. Kadang kotoran atau sisa makanan menempel di saklar sehingga mengganggu koneksi listrik. Putar tombol beberapa kali dan bersihkan area sekitarnya dengan kuas lembut atau udara bertekanan. Jika tombol sudah aus, pertimbangkan untuk mengganti saklar atau membawanya ke teknisi.

Thermal Cut-Off atau Overheat

Beberapa blender dilengkapi proteksi panas otomatis. Jika digunakan untuk menghaluskan bahan yang terlalu berat, motor bisa panas dan memicu sistem ini, sehingga blender mati. Cara mengatasinya cukup sederhana: cabut blender dari stopkontak, tunggu 15–30 menit agar motor dingin, lalu coba tekan tombol reset (jika tersedia) sebelum menyalakannya kembali.

Periksa Motor dan Komponen Internal

Jika blender tetap tidak menyala, kemungkinan masalah ada pada motor. Dengarkan apakah terdengar dengungan saat dicolok, ini menandakan motor mendapat listrik tapi baling-baling tidak berputar. Bau hangus atau adanya asap menandakan motor mengalami korsleting atau gulungan motor terbakar. Untuk motor DC, sikat karbon juga bisa aus dan perlu diganti agar motor berfungsi kembali.

Periksa Fuse atau Sekering Internal

Beberapa blender memiliki sekering internal yang putus saat terjadi lonjakan arus listrik. Jika fuse ini putus, motor tidak akan menerima daya. Pastikan blender dicabut dari listrik sebelum memeriksa fuse. Jika fuse rusak, gantilah dengan tipe dan rating yang sama, jangan menggunakan ukuran yang lebih besar karena bisa merusak motor.

Periksa Coupling dan Shaft

Terkadang motor hidup tapi baling-baling tidak berputar. Penyebabnya bisa karena coupling atau shaft aus. Periksa apakah shaft bisa diputar manual. Jika slip atau bearing kering, beri pelumas sesuai petunjuk manual atau ganti bagian yang rusak. Pastikan jar dan blade dipasang dengan benar setelah diperiksa.

Baca Juga: Polres Jaktim Blender Sabu 7,3 Kilogram

Tips agar Blender Lebih Awet

  • Jangan gunakan blender terlalu lama tanpa jeda.

  • Potong bahan besar menjadi potongan kecil sebelum diblender.

  • Jangan melebihi kapasitas blender.

  • Bersihkan jar, blade, dan coupling setelah digunakan.

  • Gunakan sesuai voltase yang tertera di label.

Kapan Harus Membawa ke Servis

  1. Segera bawa blender ke pusat servis bila:

  2. Terdengar bau terbakar atau muncul asap.

  3. Gulungan motor terbakar atau korsleting.

  4. Tidak nyaman membuka bodi atau mengganti komponen sendiri.

  5. Servis resmi lebih aman dan tetap menjaga garansi jika blender masih berlaku.

Blender yang tidak menyala bukan berarti rusak parah.

Dengan pemeriksaan sederhana seperti mengecek listrik, jar, tombol, fuse, dan motor, banyak masalah bisa diperbaiki di rumah tanpa harus ke tukang servis. Perawatan rutin dan penggunaan yang tepat akan membuat blender lebih awet dan meminimalkan risiko mati total di tengah aktivitas dapur.

Nia Ayunia (Magang)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
R