DPD PDIP Jakarta Laporkan Pencatutan KTP oleh Calon Independen ke Bawaslu DKI

AKURAT.CO DPD PDI Perjuangan bersama anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta secara resmi melaporkan ke Bawaslu DKI Jakarta terkait temuan pencatutan KTP milik masyarakat DKI Jakarta dan kader PDI Perjuangan oleh salah satu pasangan calon independen dalam proses verifikasi calon gubernur DKI Jakarta.
Laporan ini diajukan setelah menerima banyak aduan dari masyarakat yang merasa identitasnya disalahgunakan tanpa izin untuk mendukung calon independen tersebut.
Kepala Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) DPP PDI Perjuangan, Hendra Gunawan, menegaskan, tindakan pencatutan ini merupakan bentuk pembegalan terhadap proses demokrasi di Indonesia.
Baca Juga: Jepang Terbuka: Setelah Gregoria Mariska, Giliran Jonatan Christie Pastikan Mundur
“Ini adalah pengkhianatan terhadap rakyat dalam proses demokrasi kita. PDI Perjuangan selalu memperjuangkan demokrasi yang jujur dan adil. Apa yang dilakukan oleh pasangan calon ini adalah manipulasi yang mencederai esensi dari demokrasi itu sendiri,” ujar Hendra, Senin (19/8/2024).
Lebih lanjut, Hendra juga menyatakan keprihatinannya terhadap indikasi bahwa pasangan calon independen ini diloloskan sebagai "pasangan boneka" untuk menghindari kemungkinan pasangan KIM Plus melawan kotak kosong dalam Pilkada Jakarta nanti.
"Ini adalah preseden buruk bagi demokrasi di Indonesia. Jika hal ini dibiarkan, akan memicu ketidakpercayaan masyarakat terhadap hasil Pemilukada dan merusak integritas demokrasi kita," tambahnya.
Baca Juga: Veddriq Leonardo Bakal Diarak di Pontianak, Rizki Juniansyah Dapat Bonus dari Pemkot Serang
DPD PDI Perjuangan bersama masyarakat DKI Jakarta datang ke Bawaslu dengan membawa sekitar 50-60 laporan awal dari masyarakat yang KTP-nya dicatut tanpa sepengetahuan mereka.
"Jumlah laporan ini masih akan bertambah seiring dengan dibukanya posko pengaduan oleh PDI Perjuangan di berbagai wilayah Jakarta. Kami tidak akan membiarkan tindakan ini merusak kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi," tegas Hendra.
PDI Perjuangan berharap Bawaslu DKI Jakarta dapat menjalankan tugas dan wewenangnya dengan baik untuk menindaklanjuti laporan ini, serta memastikan bahwa proses verifikasi calon independen dilakukan secara transparan dan adil.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 6Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 7Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji
- 10Terima Jemaat GKPI Rajeg, Wapres Gibran Tekankan Kerukunan dan Kebebasan Beribadah









