Gerindra Dukung Prabowo Bentuk Kementerian Baru: Tantangan dan Target Kita kan Besar

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman mendukung jika presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto menambah nomenklatur kementerian dalam pemerintahannya kelak.
Hal itu disampaikan Habiburokhman menanggapi adanya kabar bahwa Prabowo akan memiliki 40 pembantu di kabinet. Menurutnya, penambahan nomenklatur kementerian adalah hal yang bagus.
"Jadi kita enggak bicara, kalau gemuk dalam konteks fisik seorang perorang itu kan tidak sehat, tapi dalam konteks negara jumlah yang banyak itu artinya besar, buat saya bagus," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (6/5/2024).
Baca Juga: Waketum Gerindra: Kalau Lihat Potongannya, Eko Patrio Pantas Jadi Menteri
Dia menganggap wajar jika Prabowo benar-benar akan membentuk kementerian baru. Sebab sebagai negara besar, Indonesia juga dinilai perlu mempunyai pemerintahan yang besar.
"Negara kita kan negara besar. Tantangan kita besar, target target kita besar. Wajar kalau kita perlu mengumpulkan banyak orang, berkumpul dalam pemerintahan sehingga jadi besar," ujarnya.
Seperti diketahui, nomenklatur menteri dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya berjumlah 34. Di mana 4 di antaranya merupakan Menteri Koordinator.
Isu penambahan nomenklatur menteri ini berhembus di tengah menguatnya langkah Prabowo untuk merangkul semua lawan-lawan politiknya, seperti bertemu dengan PKB dan Partai NasDem.
Baca Juga: Eko Patrio Masuk Kandidat Menteri, Waketum Gerindra: Saya Duga Infonya Langsung dari Prabowo
Padahal, Prabowo sendiri sudah diusung oleh koalisi besar yang terdiri dari 4 parpol parlemen dan 5 parpol non parlemen, yakni Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN, Partai Gelora, PBB, PSI, Partai Garuda dan Partai Prima.
Tidak hanya itu, isu penambahan nomenklatur menteri juga muncul saat kampanye di mana Prabowo berbicara akan membentuk kementerian dan badan baru, seperti Kementerian Pangan atau yang mengurusi program makan siang gratis dan Badan Penerimaan Negara.
Sehingga, pasca Prabowo ditetapkan sebagai Presiden terpilih oleh KPU, semakin menguat bahwa Prabowo akan memiliki menteri yang jumlahnya lebih gemuk dibanding menteri Jokowi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 4Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK






