Cak Imin Ngegas yang Mau Satu Putaran Harus Rakyat Bukan Paslon Tertentu
Citra Puspitaningrum | 29 Januari 2024, 19:05 WIB

AKURAT.CO Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1, Abdul Muhaimin Iskandar alias cak Imin menyinggung manipulasi pilpres 2024 yang bernadakan menang satu putaran oleh salah satu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.
"Ada yang berusaha menghipnotis seolah-olah menang satu putaran. Ada yang ingin memanipulasi maka waspada," kata Cak Imin dalam acara Desak Anies di JIEXPO, Jakarta, Senin (29/1/2024).
Menurut Cak Imin, yang hendaknya memproklamirkan satu atau dua putaran untuk pilpres 2024 adalah masyarakat. Bukan datang dari pasangan calon tertentu. Atas dasar itu, Cak Imin meminta masyarakat yang cinta perubahan untuk mengawal suara di TPS agar tidak terjadi kecurangan.
"Mari menangkan perubahan jangan biarkan kecurangan terjadi," ujarnya.
Lebih lanjut, Ketua Umum PKB itu berpesan kepada pihak penyelenggara pemilu dan kepolisian agar bersikap netral dalam kontestasi pada 14 Februari mendatang. Dia meminta untuk tidak menggunakan kekuasaan demi menenangkan pihak tertentu.
"Saya ingin mengingatkan para wasit di antaranya aparat kepolisian agar jangan memihak menggunakan kekuasaan untuk kepentingan tertentu," katanya.
Dia menegaskan, pemilu menjadi momen hajatan milik rakyat. Oleh karena itu, pemilu tidak boleh dicurangi agar pemerintahan selanjutnya benar-benar mendapat legitimasi dari rakyat.
"Pemerintahan yang terbentuk akibat kecurangan tidak akan mendapatkan kepercayaan, hasilnya hanya akan ada kegagalan. Ini agenda bangsa mari kita jaga bersama-sama," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







