Bicara di Depan Masyarakat Sukabumi, Cak Imin Tekankan Perubahan Tak Bisa Ditunda Karena Sudah Kebablasan
Citra Puspitaningrum | 24 Januari 2024, 07:04 WIB

AKURAT.CO Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 1, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin terus menggelorakan perubahan saat berkunjung menyapa masyarakat Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (22/1/2024).
Dalam lawatannya di Lapangan Pajajaran, Cak Imin mengatakan, perubahan harus dilakukan karena pemerintahan saat ini tidak berjalan sesuai kehendak rakyat.
"Perubahan ini sungguh-sungguh tidak bisa ditunda karena ada yang kebablasan," ujar Gus Imin dalam orasinya.
Gus Imin mengungkapkan, pemerintah mengabaikan nasib para petani yang tidak pernah berhenti menanam padi untuk memenuhi kebutuhan pangan nasional. Tetapi, petani tidak merasakan kemakmuran dari jerih payah yang sudah dilakukan.
"Petani terus berproduksi walaupun hidup menderita. Petani terus bercocok tanam walaupun tak pernah Untung!" ujarnya.
Baca Juga: Anies Komitmen Jadikan Yogyakarta Pusat Perfilman Indonesia Tersohor di Dunia Internasional
Sebagai cawapres, Cak Imin menegaskan akan merubah nasib para petani agar merasakan kesejahteraan. Untuk mewujudkan kesejahteraan itu ia meminta restu agar dilipih bersama Anies Baswedan sebagai pasangan Capres-Cawapres pada 14 Februari 2024.
"Terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Sukabumi, kader-kader partai koalisi, para relawan dari berbagai kelompok, semuanya telah bergerak dan surveinya memang sangat membanggakan. Sekarang tinggal kita menjaga komitmen kesungguhannya sampai 14 Februari," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK









