Bahlil Resmikan Medcen Indonesia Maju, Jadi Benteng Pemerintah dari Serangan Politik
Atikah Umiyani | 4 Desember 2023, 20:10 WIB

AKURAT.CO Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, meresmikan Media Center (medcen) Indonesia Maju. Bahlil menyebut media center yang terletak di Menteng, Jakarta Pusat ini akan dikelola sepenuhnya oleh pemerintah.
Bahlil mengatakan, media center ini sama sekali tidak memiliki kaitan dengan capres dan cawapres yang bersaing di Pilpres 2024. Justru, media center ini dibentuk untuk meluruskan informasi terkait kinerja dan apa yang akan dikerjakan pemerintah.
"Jadi media center ini bukan media center capres-capresan, jadi tidak untuk capres-capres tapi ini untuk pelurusan informasi data dari Pemerintah sehingga masyarakat bisa mendapatkan informasi yang valid," kata Bahlil, Senin (4/12/2023).
Bahlil menjelaskan, pembentukan media center ini diperlukan karena belakangan pemerintah mendapat banyak serangan. Bahkan, serangan itu kerap muncul dari capres yang bersaing.
"Sekarangkan banyak juga serangan yang kami terima, urusan capres tapi serangannya ke Pemerintah. Nah kami harus bisa memberikan klarifikasi, karena Kalau serangan itu masuk dan kami tidak memberikan klarifikasi nanti publik langsung percaya," ujarnya.
Bahlil kemudian mencontohkan soal adanya polemik IKN diantara capres yang bersaing. Ia menyebut, hal ini juga bisa menjadi salah satu isu yang dibahas di Media Center Indonesia Maju dengan menghadirkan beberapa narasumber dari pemerintah.
"Nanti kita hadirkan Kementerian PU, kita hadirkan Bappenas untuk bisa meluruskan. Kenapa itu penting karena kami berpandangan bahwa sekalipun itu urusan politik, pertumbuhan ekonomi nasional kita harus terjaga," ucapnya.
Ia menjelaskan, salah satu ciri pertumbuhan ekonomi bisa terjaga yaitu dengan menjaga stabilitas. Dimana hal stabilitas ini bisa terwujud jika sebaran informasi dan data di masyarakat sudah tepat dan benar.
"Dan karena itu saya sebagai Menteri Investasi berpandangan punya kepentingan betul dalam rangka menjaga stabilitas investasi dan pertumbuhan ekonomi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 3Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9MAKI Desak KPK Cegah Nusron Wahid ke Luar Negeri
- 10Presiden Prabowo Terima Kunjungan Sekjen PBB António Guterres di Hambalang








