Akurat Logo

Pemerataan Pendidikan dan Kesejahteraan Guru di Era Prabowo Diapresiasi

Moehamad Dheny Permana | 25 Oktober 2026, 22:34 WIB
Pemerataan Pendidikan dan Kesejahteraan Guru di Era Prabowo Diapresiasi
Lembaga Dipintarin menggelar Sumatra Barat Policy Forum 2026 bertajuk “Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo” di Hotel Padang, Kota Padang, Minggu (25/10/2026).

AKURAT.CO Lembaga Dipintarin menggelar Sumatra Barat Policy Forum 2026 bertajuk “Dua Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo” di Hotel Padang, Kota Padang, Minggu (25/10/2026).

Forum ini menjadi ruang evaluasi capaian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus membahas arah pembangunan di Sumatra Barat (Sumbar).

Mengangkat perspektif pemuda, forum tersebut membahas sejumlah isu strategis, mulai dari kualitas pendidikan, kesejahteraan masyarakat, hingga kesiapan sumber daya manusia (SDM) di daerah.

Konselor Pendidikan Universitas Negeri Padang (UNP), Julia Eva Putri, mengapresiasi perhatian pemerintahan Prabowo terhadap sektor pendidikan selama dua tahun terakhir.

Namun, ia menilai penguatan pendidikan perlu mencakup berbagai aspek, mulai dari kualitas pembelajaran hingga kesejahteraan tenaga pendidik.

Menurut Julia, pendidikan merupakan fondasi utama untuk menyiapkan SDM berkualitas yang mampu menghadapi tantangan masa depan.

“Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun SDM berkualitas. Namun, tantangan saat ini tidak hanya berkaitan dengan akses dan kualitas pembelajaran, tetapi juga kesejahteraan guru, pembentukan karakter siswa, serta kesehatan mental anak,” kata Julia dalam forum tersebut, Minggu (25/10/2026).

Ia menekankan pentingnya penguatan layanan konseling, pendidikan karakter, serta pencegahan perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Langkah tersebut dinilai diperlukan untuk menciptakan suasana belajar yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

Dalam sesi evaluasi, peserta forum juga menyoroti perlunya mengukur keberhasilan pendidikan melalui indikator yang lebih luas.

Capaian pendidikan, menurut pembahasan dalam forum, tidak cukup hanya dilihat dari jumlah lulusan, nilai rapor, atau banyaknya program yang dijalankan.

Pendidikan juga perlu berorientasi pada pembentukan keterampilan nyata, kemampuan berpikir kritis, penguatan literasi dan numerasi, serta kecakapan siswa dalam menghadapi perubahan zaman.

Selain kualitas pembelajaran, pemerataan akses dan fasilitas pendidikan menjadi perhatian, terutama bagi sekolah-sekolah di Sumbar yang menghadapi keterbatasan sarana, kekurangan tenaga pendidik, serta hambatan geografis dan sosial-ekonomi.

Forum tersebut mendorong agar upaya peningkatan kualitas pendidikan di era Prabowo diiringi dukungan nyata bagi para pendidik.

Dukungan itu antara lain berupa pelatihan yang aplikatif, peningkatan kesejahteraan, serta pengurangan beban administratif guru yang tidak esensial.

“Pendidikan karakter, pencegahan perundungan, dan penguatan layanan konseling harus terintegrasi dalam perencanaan kebutuhan pendidikan nasional maupun daerah,” tegas Julia.

Baca Juga: Dua Tahun Prabowo-Gibran, Aktivis Bali Soroti Arah Pariwisata Indonesia

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.