Beasiswa DAAD 2026 untuk S2-S3 di Jerman Masih Dibuka! Cek Syarat dan Cara Daftarnya

AKURAT.CO Pendaftaran beasiswa DAAD untuk kuliah S2 dan S3 di Jerman menjadi kesempatan bagi mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi dengan dukungan pendanaan.
Layanan Pertukaran Akademik Jerman atau Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD) mengumumkan perpanjangan pendaftaran sejumlah program beasiswa yang dapat diikuti pelamar dari Indonesia.
Berdasarkan bahan pengumuman DAAD Indonesia, batas akhir pendaftaran untuk program tertentu diperpanjang hingga besok, 23 Oktober 2026.
Baca Juga: BPDP Perluas Beasiswa SDM Perkebunan, 5.000 Mahasiswa Jadi Penerima pada 2026
Program yang dimaksud meliputi beasiswa magister bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM), beasiswa doktoral di Jerman, serta Bi-nationally Supervised Doctorates atau doktoral dengan bimbingan dari dua negara.
Pendaftar perlu memperhatikan bahwa persyaratan, dokumen, dan cakupan pendanaan setiap program berbeda.
Sebelum mengajukan aplikasi, calon peserta juga perlu memeriksa kembali tenggat terbaru pada laman resmi program karena terdapat perbedaan tanggal antara bahan pengumuman dan basis data beasiswa DAAD.
1. Beasiswa DAAD S2 di Jerman Bidang STEM
Beasiswa DAAD jenjang S2 bidang STEM ditujukan bagi lulusan sarjana yang ingin melanjutkan pendidikan magister di perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi yang diakui pemerintah Jerman.
Program ini ditujukan untuk perkuliahan yang dimulai pada semester musim dingin 2027/2028. Bidang studi yang dapat dipilih meliputi:
Matematika.
Ilmu komputer.
Ilmu alam dan ilmu hayati.
Rekayasa atau teknik.
Program interdisipliner yang memiliki fokus utama pada STEM.
Calon penerima beasiswa harus memenuhi persyaratan akademik dan ketentuan penerimaan dari program magister yang dituju. Program yang didanai harus merupakan program penuh waktu tanpa biaya kuliah (tuition fee).
Manfaat beasiswa DAAD S2
Berdasarkan informasi program beasiswa STEM DAAD, komponen pendanaan yang tersedia meliputi:
Tunjangan bulanan sebesar 992 euro atau sekitar Rp19,95 juta.
Asuransi kesehatan, kecelakaan, dan tanggung jawab pribadi.
Tunjangan perjalanan untuk kedatangan.
Tunjangan studi tahunan sebesar 460 euro atau sekitar Rp9,25 juta.
Biaya kursus bahasa daring.
Bantuan tambahan tertentu, seperti subsidi tempat tinggal, tunjangan keluarga, dan dukungan bagi penerima dengan disabilitas atau penyakit kronis, dapat diberikan sesuai ketentuan program.
2. Beasiswa DAAD S3 di Jerman
DAAD juga menawarkan beasiswa doktoral bagi calon peneliti yang ingin melanjutkan studi S3 di Jerman. Program ini dapat mendukung penelitian mandiri dengan bimbingan dosen atau pembimbing doktoral di universitas, maupun studi dalam program doktoral terstruktur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja





