Akurat Logo

Momen Hari Asuransi Indonesia, Simak 5 Langkah Jaga Finansial Keluarga dari Risiko Tak Terduga

Yosi Winosa | 22 Oktober 2026, 15:47 WIB
Momen Hari Asuransi Indonesia, Simak 5 Langkah Jaga Finansial Keluarga dari Risiko Tak Terduga
Manulife Asia Care Survey 2026 mencatat bahwa 62% orang dewasa Indonesia memiliki tanggung jawab merawat anggota keluarga.

AURAT.CO Ketidakpastian tidak selalu dapat dihindari, tetapi keluarga dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan yang mungkin ditimbulkannya.

Dalam rangka memperingati Hari Asuransi Indonesia, PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia (Manulife Indonesia) mengajak keluarga Indonesia untuk meninjau kembali kesiapan finansial dan menyiapkan perlindungan yang sesuai untuk menghadapi risiko kesehatan, ekonomi, maupun kejadian tak terduga lainnya.

Kesiapan ini semakin penting mengingat banyak masyarakat Indonesia menempatkan keluarga sebagai prioritas utama. Manulife Asia Care Survey 2026 mencatat bahwa 62% orang dewasa Indonesia memiliki tanggung jawab merawat anggota keluarga.

Baca Juga: Customer Day: Manulife Indonesia Dorong Nasabah Pahami Perlindungan Sejak Awal

Di saat yang sama, mereka rata-rata berencana mengalokasikan 60% aset finansial untuk mendukung kemandirian finansial mereka sendiri dan 40% sebagai warisan bagi anak dan keluarga.

Temuan ini mencerminkan kuatnya komitmen terhadap keluarga, sekaligus menegaskan pentingnya perencanaan yang dapat memenuhi kebutuhan saat ini tanpa mengabaikan perlindungan untuk masa depan.

Kebutuhan keluarga tentu menjadi salah satu pertimbangan utama dalam perencanaan finansial. Namun, keluarga juga perlu memiliki perlindungan agar lebih siap menghadapi risiko yang dapat memengaruhi kesehatan maupun penghasilan.

"Dengan memahami prioritas dan risiko yang dihadapi, keluarga dapat mengambil langkah yang lebih relevan di setiap tahap kehidupan," ujar Chief Marketing Officer Manulife Indonesia, Shierly Ge.

5 Langkah Praktis yang Dapat Dilakukan Keluarga

1. Kenali Kondisi Kesehatan dan Keuangan Keluarga

Mulailah dengan memetakan penghasilan, pengeluaran rutin, tanggungan, utang, serta perlindungan yang telah dimiliki. Kondisi kesehatan juga perlu menjadi bagian dari evaluasi.

Asia Care Survey kembali mencatat bahwa 16% responden dewasa di Indonesia belum pernah menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh oleh tenaga medis profesional. Pemeriksaan berkala dan pemahaman atas riwayat kesehatan dapat membantu keluarga mengantisipasi kebutuhan sekaligus memperkirakan dampak finansialnya.

2. Bangun Dana Darurat Secara Bertahap Melalui Alokasi Rutin

Dana darurat berfungsi sebagai bantalan finansial ketika muncul kebutuhan mendesak, seperti biaya pengobatan, perbaikan rumah, atau gangguan penghasilan. Idealnya, dana darurat dibangun secara bertahap melalui alokasi rutin, dengan target awal sekitar tiga hingga enam bulan pengeluaran.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.