Akurat

Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 101: Memahami Keunikan dan Keragaman Suku di Indonesia

Rizal Maulana B | 15 Oktober 2024, 17:25 WIB
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 101: Memahami Keunikan dan Keragaman Suku di Indonesia

AKURAT.CO Pembahasan kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 101 Kurikulum Merdeka mengangkat topik mengenai keragaman suku yang ada di Indonesia.

Sebagai negara dengan kekayaan budaya yang melimpah, Indonesia memiliki lebih dari 1.300 suku bangsa yang tersebar di seluruh wilayah nusantara.

Setiap suku memiliki tradisi, adat, bahasa, dan seni yang khas, mencerminkan betapa luar biasanya keragaman budaya Indonesia.

Suku-suku besar seperti Jawa, Sunda, Batak, Dayak, Minangkabau, dan Bugis menjadi bagian integral dari mosaik keberagaman bangsa ini.

Meskipun terdapat berbagai perbedaan budaya, suku-suku tersebut hidup berdampingan dengan damai dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Keragaman ini juga terlihat dalam aspek seperti pakaian adat, tarian tradisional, upacara keagamaan, dan sistem sosial yang bervariasi di setiap daerah.

Menurut Kusnanto (2020: 33) dalam bukunya "Keanekaragaman Suku," hubungan harmonis antarsuku merupakan bagian penting dari identitas Indonesia sebagai negara multikultural.

Melalui keragaman budaya yang ada, Indonesia semakin memperkuat identitas nasionalnya.

Berikut disajikan kunci jawaban IPS kelas 8 halaman 101 Kurikulum Merdeka yang membahas keberagaman suku di Indonesia.

1. Suku Bangsa: Batak  
- Keanekaragaman Budaya: Suku Batak memiliki bahasa sehari-hari yaitu bahasa Batak. Mereka dikenal dengan seni tradisionalnya, seperti kain tenun ulos dan tari tor-tor. Upacara adat yang terkenal di antaranya adalah Tradisi Mangulosi. Selain itu, mereka memiliki alat musik daerah bernama lima taganing dan rumah adat yang disebut Bolon.
- Keanekaragaman Pekerjaan: Jenis pekerjaan khas suku Batak meliputi penenun kain ulos, penari tor-tor, pemain lima taganing, dan pembuat Rumah Bolon.

2. Suku Bangsa: Sunda  
- Keanekaragaman Budaya: Masyarakat Sunda menggunakan bahasa Sunda dalam kehidupan sehari-hari. Seni budaya tradisional Sunda meliputi kesenian sisingaan, berbagai tarian khas, wayang golek, serta permainan anak-anak dan musik tradisional seperti angklung.  
- Keanekaragaman Pekerjaan: Pekerjaan khas di kalangan suku Sunda termasuk penari, pembuat angklung, perajin pakaian adat, pembuat kuliner khas Sunda, serta dalang wayang golek.

3. Suku Bangsa: Madura  
- Keanekaragaman Budaya: Suku Madura sehari-harinya berbicara menggunakan bahasa Madura. Budaya tradisionalnya meliputi berbagai upacara seperti karapan sapi, Toktok (aduan sapi), Rokat atau Petik Laut, Nadar, dan ritual Ojung.  
- Keanekaragaman Pekerjaan: Masyarakat Madura umumnya berprofesi sebagai peternak sapi, nelayan, pembuat celurit, atau pedagang.

4. Suku Bangsa: Minangkabau (Minang)  
- Keanekaragaman Budaya: Bahasa sehari-hari yang digunakan adalah bahasa Minang. Seni tradisional yang terkenal mencakup Tari Piring, Tari Rantak, Tari Randai, Tari Indang, dan Tari Payung.  
- Keanekaragaman Pekerjaan: Jenis pekerjaan di kalangan suku Minang termasuk nelayan, petani, pedagang, pelatih tari, serta pembuat properti untuk kesenian tradisional.

Keragaman agama dan aliran kepercayaan di Indonesia

Keragaman agama dan aliran kepercayaan di Indonesia tercermin dari beragam hari besar serta tradisi yang diperingati oleh setiap agama. Berikut beberapa contoh keragaman agama di Indonesia beserta hari besar dan tradisinya:

1. Islam  
- Hari Besar: Idul Fitri, Idul Adha, Maulid Nabi Muhammad, Tahun Baru Hijriyah  
- Tradisi:  
   - Idul Fitri: Tradisi mudik, halal bihalal, berbagi zakat dan sedekah.  
   - Idul Adha: Penyembelihan hewan kurban (sapi atau kambing) yang kemudian dibagikan kepada fakir miskin.

2. Kristen Protestan
- Hari Besar: Natal, Paskah, Kenaikan Yesus Kristus  
- Tradisi:  
   - Natal: Kebaktian malam Natal, menghias pohon Natal, berbagi hadiah, dan berkunjung ke keluarga serta kerabat.  
   - Paskah: Perayaan kebangkitan Yesus, kebaktian dan prosesi khusus.

3. Katolik
- Hari Besar: Natal, Paskah, Kenaikan Yesus, Jumat Agung  
- Tradisi:  
   - Natal: Perayaan misa malam Natal, dan prosesi Jalan Salib pada Jumat Agung sebagai bagian dari peringatan penderitaan dan kematian Yesus.

4. Hindu  
- Hari Besar: Nyepi, Galungan, Kuningan  
- Tradisi:  
   - Nyepi: Upacara Catur Brata Penyepian, di mana umat Hindu menjalani hari penuh keheningan, tanpa aktivitas, listrik, atau bepergian.  
   - Galungan: Perayaan kemenangan dharma (kebenaran) melawan adharma (kejahatan) dengan menghias rumah dan pura serta memberikan persembahan.

5. Buddha  
- Hari Besar: Waisak  
- Tradisi:
   - Waisak: Memperingati kelahiran, pencerahan, dan kematian Buddha Gautama. Umat melakukan ritual di candi seperti Candi Borobudur, pelepasan lampion, dan bermeditasi.

6. Konghucu  
- Hari Besar: Imlek, Cap Go Meh  
- Tradisi:  
   - Imlek: Umat Konghucu merayakan Tahun Baru Imlek dengan sembahyang kepada leluhur, berkumpul bersama keluarga, dan berbagi angpao.  
   - Cap Go Meh: Perayaan puncak Tahun Baru Imlek dengan pawai barongsai dan atraksi budaya lainnya.

Disclaimer:

Jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak. Soal ini berupa pertanyaan terbuka yang artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku seperti di atas. (Salma Nuralifa Meida Hartanto)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.