Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 72 Kurikulum Merdeka: Teks Rekon Faktual 'Perkembangan Teknologi Komunikasi'

AKURAT.CO Artikel ini akan membahas kunci jawaban untuk Bahasa Indonesia kelas 9 halaman 72 kurikulum merdeka.
Buku Bahasa Indonesia kelas 8 berisi pertanyaan-pertanyaan terkait teks rekon faktual berjudul Perkembangan Teknologi Komunikasi yang terdapat pada halaman 68 hingga 71.
Teks tersebut membahas bagaimana cara komunikasi dilakukan oleh manusia, terutama pada masa sebelum adanya ponsel seperti yang kita kenal saat ini.
Namun, sebelum memeriksa kunci jawaban, siswa disarankan untuk berusaha menyelesaikan soal-soal tersebut secara mandiri, karena pemahaman yang mendalam tentang konsep jauh lebih penting daripada sekadar menghafal jawabannya.
Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 72
1. Menurut kalian, apa tujuan penulis menyapa pembaca dengan bertanya tentang ponsel pada bagian awal teks?
2. Menurut kalian, apakah mengetahui perkembangan teknologi komunikasi itu penting? Apa alasan kalian?
3. Mengapa kata "kentongan" pada teks ditulis dengan huruf italik/miring?
4. Dari delapan jenis yang disebutkan, teknologi apa yang pernah kalian coba? Bandingkan, selain internet, teknologi komunikasi apa yang sesuai untuk daerah kalian.
5. Di Indonesia, Medan Prijaji yang terbit di Bandung pada Januari 1907 hingga Januari 1912 diakui sebagai surat kabar nasional pertama, karena Medan Prijaji menggunakan bahasa Melayu dan pemilik serta pekerjanya orang Indonesia asli.
Kalimat di atas cukup panjang. Coba kalian tulis ulang menjadi dua kalimat dengan menggunakan kaidah yang benar!
6. Seluruh alat dan media yang disebutkan di atas kini dapat digantikan oleh internet. Apakah ini berarti bahwa alat-alat yang lain menjadi tidak penting lagi? Sampaikan pendapat kalian.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 72
1. Jawaban: Penulis berasumsi bahwa pembaca memiliki ponsel. Ia ingin menegaskan bahwa di era sekarang, ponsel memegang peranan yang sangat penting. Oleh karena itu, penulis merasa perlu untuk bertanya apakah para siswa memiliki ponsel.
2. Jawaban: Ya, itu sangat penting. Hal ini supaya kita tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi terbaru dan dapat memanfaatkan sarana komunikasi yang ada dengan sebaik-baiknya.
3. Jawaban: Kata "Kentongan" ditulis miring karena berasal dari bahasa daerah, yang menunjukkan bahwa kata tersebut tidak umum dalam bahasa Indonesia baku.
4. Jawaban: Kemungkinan besar, hampir semua teknologi telah dicoba oleh penulis. Seperti yang terlihat di beberapa sekolah, masih ada yang menggunakan bel dari potongan besi yang dipukul sebagai pengganti teknologi modern.
5. Jawaban: Medan Prijaji yang terbit di Bandung antara Januari 1907 hingga Januari 1912 dikenal sebagai surat kabar nasional pertama di Indonesia, karena menggunakan bahasa Melayu dan dikelola oleh orang Indonesia asli.
6. Jawaban: Alat-alat tradisional tersebut tetap memiliki manfaat saat akses internet tidak tersedia, seperti dalam keadaan darurat. Contohnya, komunikasi menggunakan asap bisa menjadi cara efektif untuk memberi tanda jika seseorang tersesat di hutan atau pegunungan, karena kepulan asap dapat terlihat oleh pesawat pencari.
Disclaimer: Kunci jawaban yang disediakan hanya berfungsi sebagai referensi dan mungkin berbeda dengan jawaban yang diberikan oleh guru.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ekspor Minyak Timur Tengah Pulih 80 Persen, Strategi Iran di Selat Hormuz Mulai Kehilangan Taji?
- 2Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 3Prediksi Skor Argentina vs Bolivia 1 Oktober 2026: La Albiceleste Dijagokan
- 4Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 5Klasemen FIFA ASEAN Cup 2026 Terbaru: Indonesia vs Bangladesh, Cek Jadwal dan Posisi Grup A!
- 6Cara Cek Penerima BSU Kemnaker 2026 Pakai NIK, Begini Status Link Resminya
- 7Tanpa Sponsor 'Palsu' Rp19,69 Triliun, Manchester City Mungkin Tanpa Aguero dan Silva
- 8Kalender Jawa 2 Oktober 2026: Watak Weton Jumat Pahing Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN, Dalami Alur Setoran hingga Pusat
- 10KPK Hadirkan Delapan Saksi dari Kesthuri, Himpuh, Amphuri hingga Maktour untuk Pembuktian Korupsi Kuota Haji








