Apa yang Disebut dengan Bank Sentral dan Apa Saja Tugasnya? Bagaimana Perbedaan dengan Bank Umum dan BPR?

AKURAT.CO Bank Sentral adalah lembaga negara yang memiliki wewenang untuk mengeluarkan alat pembayaran yang sah dari suatu negara.
Tugas dan fungsi bank sentral meliputi:
- Mempertahankan Nilai Mata Uang: Bank sentral bertanggung jawab menjaga stabilitas nilai mata uang negara.
- Merumuskan Kebijakan Moneter: Bank sentral mengatur suku bunga, jumlah uang beredar, dan inflasi.
- Mengawasi Perbankan: Bank sentral memantau dan mengatur aktivitas bank umum dan BPR.
- Menjaga Kelancaran Sistem Pembayaran: Bank sentral memastikan sistem pembayaran berfungsi dengan baik.
Bank sentral memiliki peran kunci dalam mengatasi krisis ekonomi.
Berikut beberapa tindakan yang biasanya diambil oleh bank sentral untuk menghadapi krisis dan mendukung pemulihan ekonomi:
-
Menurunkan Suku Bunga:
- Bank sentral dapat menurunkan suku bunga untuk merangsang investasi dan konsumsi.
- Langkah ini juga membantu mengurangi beban utang bagi peminjam.
-
Pelaksanaan Pelonggaran Kuantitatif:
- Bank sentral membeli obligasi pemerintah atau aset keuangan lainnya untuk meningkatkan likuiditas pasar.
- Ini membantu meredakan tekanan keuangan dan memperkuat sistem keuangan.
Peran bank sentral ini sangat penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mengatasi krisis.
Sementara itu, bank umum dan BPR (bank perkreditan rakyat) mengumpulkan serta menyalurkan dana.
Bank umum berperan sebagai lembaga keuangan yang menawarkan berbagai layanan, sedangkan BPR lebih fokus pada pemberian kredit kepada masyarakat.
Meskipun memiliki tujuan yang sama, ketiganya memiliki peran dan fungsi yang berbeda.
Baik bank umum atau BPR keduanya memperoleh dana yang akan disalurkan kepada masyarakat melalui beberapa cara:
-
Menghimpun Dana dari Masyarakat:
- Bank umum menerima tabungan dan deposito dari masyarakat.
- Dana ini dikumpulkan melalui produk simpanan seperti giro, deposito berjangka, dan tabungan.
- Bank menggunakan berbagai strategi untuk menarik minat masyarakat agar menanamkan dananya dalam bentuk simpanan.
-
Menyalurkan Dana (Lending):
- Bank memberikan pinjaman kepada individu, perusahaan, atau pemerintah yang membutuhkan modal.
- Dalam pemberian kredit, bank mengenakan bunga dan biaya administrasi.
- Besarnya bunga kredit dipengaruhi oleh besarnya bunga simpanan.
-
Memberikan Jasa-jasa Bank Lainnya (Service):
- Bank menyediakan layanan seperti transfer, inkaso, kliring, jual beli valuta asing, dan safe deposit box.
- Jasa-jasa ini mendukung kelancaran kegiatan menghimpun dana dan menyalurkan dana.
Dengan cara-cara ini, bank umum berperan dalam menghimpun dan menyalurkan dana untuk mendukung perekonomian dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







