Honda Kembangkan Teknologi Jalan yang Bisa Mengisi Daya Mobil Listrik

AKURAT.CO Honda mengembangkan teknologi pengisian daya nirkabel yang membuat mobil listrik dapat mengisi baterai saat melaju di jalan. Teknologi ini dikembangkan bersama Taisei Group untuk mengurangi ketergantungan pada stasiun pengisian kendaraan listrik.
Sistem tersebut disebut wireless power transfer (WPT), yang menyalurkan listrik melalui perangkat pengisi daya yang tertanam di permukaan jalan. Dengan teknologi ini, kendaraan dapat menerima energi tanpa harus terhubung menggunakan kabel pengisi daya.
Cara kerjanya mengandalkan perangkat penerima daya yang dipasang di bagian bawah kendaraan. Perangkat tersebut menerima listrik dari sistem yang tertanam di jalan dan terhubung dengan sumber listrik di sekitarnya.
Honda telah memulai pengujian teknologi tersebut untuk mengetahui kinerjanya dalam kondisi nyata. Namun, perusahaan belum mengungkapkan jumlah energi yang dapat disalurkan maupun kemampuan pengisian baterai selama kendaraan bergerak.
Honda tidak bermaksud menjadikan teknologi ini sebagai pengganti seluruh metode pengisian daya konvensional. Sistem tersebut diharapkan dapat mengurangi frekuensi pengisian baterai di rumah maupun stasiun pengisian umum.
Pada tahap awal, Honda memprioritaskan kendaraan komersial berukuran besar. Bersama Taisei, perusahaan berencana mulai membangun jalan pengujian pada akhir 2026 untuk menguji kekuatan dan ketahanan permukaannya.
Setelah pengujian awal, sistem tersebut akan dikembangkan untuk menyalurkan daya hingga 150 kilowatt (kW). Pengembangan ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan energi kendaraan komersial selama perjalanan.
Honda juga berencana menguji teknologi tersebut di jalan umum Jepang mulai 2027. Pengujian ini akan dilakukan setelah rangkaian uji coba di jalan privat selesai, sebagaimana dikutip dari Carscoops, Rabu (21/10/2026).
Konsep jalan yang dapat mengisi daya mobil listrik saat melaju bukanlah hal baru. Sejumlah perusahaan otomotif dan pengembang teknologi lain juga telah mengembangkan sistem serupa, termasuk untuk mengurangi kebutuhan kendaraan berhenti saat mengisi baterai.
Meski berpotensi mempermudah penggunaan mobil listrik, teknologi ini masih membutuhkan pengujian dan pembangunan infrastruktur khusus. Penerapannya secara luas bergantung pada kemampuan sistem menyalurkan energi secara konsisten dan efisien.
Honda menilai teknologi pengisian daya saat kendaraan bergerak dapat membantu memperluas penggunaan mobil listrik. Inisiatif ini juga menjadi bagian dari upaya perusahaan mencapai target netralitas karbon pada 2050.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja







