Akurat Logo

Kemendagri Selaraskan Kebijakan Pusat dan Daerah Wujudkan Indonesia Emas 2045

Ayu Rachmaningtyas | 28 Oktober 2026, 21:39 WIB
Kemendagri Selaraskan Kebijakan Pusat dan Daerah Wujudkan Indonesia Emas 2045
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto. - Dok. Kemendagri

AKURAT.CO Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan pemerintah pusat dan daerah untuk mempercepat pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Keselarasan visi dan langkah diperlukan agar kebijakan Presiden dapat diterjemahkan menjadi program yang efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

"Enggak mungkin kita bisa menjadi negara maju kalau masing-masing berbeda. Nomor utama yang paling penting adalah bagaimana kita harus bergerak bersama membangun narasi dan orkestrasi menuju 2045," kata Bima, dikutip Rabu (28/10/2029).

Baca Juga: Kemendagri Siapkan Tim Evaluasi Penanganan Kenaikan Harga Cabai

Dia menjelaskan, Kementerian Dalam Negeri berperan mengoordinasikan pemerintah daerah (Pemda) agar arah kebijakan dan program pembangunan sejalan dengan prioritas nasional. Upaya ini dilakukan melalui retret kepala daerah, pembinaan, dan koordinasi berkelanjutan untuk memperkuat kesamaan visi serta memastikan pelaksanaan kebijakan di daerah berjalan efektif.

Menurutnya, sinkronisasi pembangunan juga perlu diwujudkan melalui penguatan ekonomi daerah berbasis potensi wilayah sesuai dengan karakteristik masing-masing daerah, seperti sektor pangan, perdagangan, dan jasa.

Kepala daerah perlu mengenali sektor unggulan dan membangun ekosistem ekonomi yang menghubungkan produksi, konsumsi, serta berbagai aktivitas ekonomi agar mampu menciptakan nilai tambah dan memperluas kesempatan kerja.

"Economic growth is not only about government spending, bukan. Bukan hanya membelanjakan uang negara saja, bukan. Pertumbuhan ekonomi adalah produksi. Pertumbuhan ekonomi adalah konsumsi," ujarnya.

Karena itu, Kemendagri turut mengawal pengendalian inflasi melalui koordinasi rutin bersama Pemda untuk mengidentifikasi kendala yang memengaruhi harga, terutama terkait produksi dan distribusi barang kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Kemendagri Dorong Pemanfaatan Energi Terbarukan Perluas Akses Listrik di Daerah 3T

Dengan demikian, pengendalian inflasi dapat mendukung terjaganya daya beli sekaligus keberlanjutan pertumbuhan ekonomi daerah. Bima juga menekankan pentingnya menyelaraskan pelaksanaan program prioritas Presiden dengan potensi dan kebutuhan daerah.

Seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) perlu didukung pasokan pangan yang memadai, sedangkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) perlu dikembangkan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan ketersediaan sumber daya setempat, agar turut menggerakkan perekonomian lokal.

Selain penguatan ekonomi, sinkronisasi antarkementerian dan Pemda diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui transformasi digital.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.