Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender Islam 16 Oktober 2026

AKURAT.CO Hari ini tanggal berapa Hijriah? Pada Jumat (16/10/2026) umat Islam memasuki tanggal 5 Jumadil Awal 1448 Hijriah berdasarkan kalender terbitan Kementerian Agama (Kemenag).
Kalender Islam 16 Oktober 2026 juga menjadi acuan bagi umat Muslim yang ingin mengetahui jadwal ibadah, termasuk puasa sunnah yang dapat dikerjakan pada bulan Jumadil Awal.
Lantas, apakah 16 Oktober 2026 termasuk hari yang dianjurkan untuk puasa sunnah? Simak informasi tanggal Hijriah hari ini, jadwal puasa sunnah terdekat, bacaan niat, dan penjelasannya berikut ini.
Baca Juga: Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah 16 Oktober 2026?
Mengacu pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kementerian Agama, Jumat, 16 Oktober 2026, bertepatan dengan 5 Jumadil Awal 1448 H. Tanggal ini berada pada bulan kelima dalam kalender Hijriah.
Berikut rincian kalender Islam hari ini:
Hari: Jumat
Tanggal Masehi: 16 Oktober 2026
Tanggal Hijriah: 5 Jumadil Awal 1448 H
Bulan Hijriah: Jumadil Awal
Tahun Hijriah: 1448 H
Jumadil Awal merupakan salah satu dari 12 bulan dalam kalender Islam. Penanggalan Hijriah didasarkan pada peredaran bulan sehingga pergantian tanggalnya tidak selalu bertepatan dengan tanggal yang sama dalam kalender Masehi setiap tahun.
Perlu diketahui, tanggal Hijriah dapat berbeda menurut metode perhitungan atau penetapan yang digunakan. Karena itu, umat Islam dapat menjadikan kalender Kemenag sebagai salah satu acuan dan memeriksa kalender dari organisasi Islam yang diikuti.
Apakah 16 Oktober 2026 Ada Puasa Sunnah?
Jumat, 16 Oktober 2026, tidak termasuk tanggal puasa Ayyamul Bidh yang berlangsung pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah.
Meski demikian, umat Islam tetap dapat menjalankan puasa sunnah apabila memiliki alasan yang sesuai dengan ketentuan syariat. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah hukum mengkhususkan puasa pada hari Jumat.
Dalam hadis, Rasulullah SAW melarang mengkhususkan hari Jumat untuk berpuasa dibandingkan hari-hari lainnya, kecuali jika seseorang juga berpuasa sehari sebelum atau sesudahnya. Ketentuan ini diriwayatkan dalam hadis sahih, antara lain oleh Imam Bukhari dan Muslim.
Artinya, seseorang yang ingin berpuasa sunnah pada Jumat sebaiknya menggabungkannya dengan puasa Kamis atau Sabtu, kecuali terdapat alasan yang dibenarkan, seperti bertepatan dengan kebiasaan puasa yang rutin dilakukan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T









