Ombudsman Temukan Dugaan Pungli hingga Layanan Buruk di Sejumlah Lapas

AKURAT.CO Ombudsman RI menemukan sejumlah persoalan pelayanan publik, dalam inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan). Mulai dari dugaan pungutan liar (pungli), kondisi fasilitas yang tidak layak, hingga persoalan air bersih dan overcrowded.
Anggota Ombudsman, Syafrida Rasahan, mengatakan pengawasan tersebut merupakan kegiatan rutin Ombudsman untuk memastikan pelayanan publik di lapas dan rutan berjalan sesuai ketentuan.
"Berkenaan dengan giat pengawasan pelayanan publik yang kami lakukan beberapa saat lalu, mungkin sebagai pengantar bahwa giat ini merupakan giat rutin Ombudsman sebenarnya yang selalu dilakukan, bukan hanya ke Lapas Cibinong," kata Syafrida dalam rapat bersama Komisi II DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Baca Juga: Pengawasan Ombudsman Jangan Berhenti di Kasus Lapas Cibinong, Harus Ada Pembenahan Nasional
Dia menjelaskan, pengawasan dilakukan antara lain setelah muncul informasi di media sosial mengenai dugaan praktik penyewaan kamar dan pungli di lingkungan lapas maupun rutan. Selain itu, Ombudsman melihat adanya tren peningkatan laporan masyarakat terkait pelayanan publik di sektor pemasyarakatan.
"Beberapa saat yang lalu beredarnya informasi di media sosial terkait dugaan praktik penyewaan kamar dan pungutan liar di lingkungan Lapas maupun Rutan. Dan kemudian kedua, tren peningkatan laporan masyarakat terkait pelayanan publik di sektor pemasyarakatan," ujarnya.
Berdasarkan kondisi tersebut, Ombudsman melakukan pengawasan dengan pendekatan pencegahan terstruktur melalui sidak, sosialisasi hak pelayanan, hingga penyediaan posko pengaduan di lingkungan lapas.
Pengawasan tersebut bertujuan memetakan potensi maladministrasi secara lebih mendalam, sekaligus menindaklanjuti keluhan warga binaan secara langsung.
"Orientasi hasil yang kami harapkan dari kegiatan ini pertama adalah terpetakannya potensi-potensi maladministrasi secara lebih mendalam, kemudian kami juga menindaklanjuti keluhan warga binaan secara cepat kalau memang menyampaikan pada saat kami sidak dan kami membuka posko pengaduan sehingga bisa langsung kami sampaikan kepada kepala lembaga pemasyarakatan ataupun petugas yang ada di lembaga pemasyarakatan atau rumah tahanan yang kami kunjungi," jelasnya.
Baca Juga: Komisi II DPR Panggil Ombudsman, Bahas Polemik Lapas Cibinong
Dalam rangkaian pengawasan tersebut, Ombudsman menemukan sejumlah persoalan di Rutan Kelas I Pondok Bambu, Lapas Perempuan Kelas II B Batam, dan Lapas Pemuda Kelas II A Tangerang.
Di Rutan Kelas I Pondok Bambu, Ombudsman menemukan beberapa blok dalam kondisi overcrowded. Ombudsman juga menemukan persoalan air bersih, dugaan pungli untuk perpindahan kamar, dugaan pungutan terkait penggunaan handphone, serta alat pemadam kebakaran yang kedaluwarsa.
"Kondisi air di Rutan Kelas I Pondok Bambu itu kuning dan terkadang keran air tidak berfungsi sehingga warga binaan mengalami kekurangan air bersih," katanya.
Syafrida juga menyebut adanya informasi dari warga binaan mengenai dugaan pungli untuk perpindahan kamar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Skor Thailand vs Vietnam 29 September 2026: Vietnam Berpeluang Menang Lagi?
- 4Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 5Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 6Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 7Sinyal Aliansi Militer Baru? Telepon Khusus Erdogan ke Prabowo Bongkar Ambisi Besar Jakarta-Ankara
- 8Kalender Jawa 29 September 2026: Selasa Wage Cocok untuk Apa? Ini Watak dan Neptunya
- 9Komisaris Sucofindo: Gus Alex Titip Satu Juta Dolar untuk Pansus Haji, Sosok Komsin Disebut Brimob Jujur
- 10Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun






