DPR Gelar Fit and Proper Test untuk 25 Calon Dubes, Ini Daftarnya

AKURAT.CO Komisi I DPR mulai menggelar uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test, terhadap 25 calon duta besar (dubes) Republik Indonesia untuk sejumlah negara sahabat dan organisasi internasional.
Wakil Ketua Komisi I DPR, Anton Sukartono, mengatakan proses ini akan berlangsung selama dua hari, yakni Selasa (22/9/2026) hingga Rabu (23/9/2026). Setelah seluruh proses selesai, hasilnya akan diserahkan kepada pimpinan DPR RI.
"Habis selesai itu langsung dikasih ke pimpinan DPR," kata Anton di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/9/2026).
Baca Juga: DPR Terima Sejumlah Surpres Soal Calon Dubes hingga RUU Usul Inisiatif
Dia mengatakan, 25 nama calon dubes tersebut merupakan rekomendasi dari pemerintah. Menurutnya, Komisi I akan melakukan pendalaman terhadap para calon sebelum memberikan rekomendasi.
Proses seleksi terhadap calon dubes sebelumnya telah dilakukan secara ketat oleh Kementerian Luar Negeri. Karena itu, pihaknya memperkirakan sebagian besar calon yang diajukan pemerintah dapat memperoleh rekomendasi DPR.
Namun, DPR tetap dapat tidak memberikan rekomendasi apabila dalam proses uji kelayakan ditemukan persoalan terkait kepatutan calon maupun adanya laporan dari masyarakat.
DPR RI hanya menguji beberapa hal dari puluhan calon dubes itu, dan biasanya mereka akan lolos setelah mendapatkan rekomendasi dari pihaknya. Sebab, penyeleksian sebelumnya sudah dilakukan secara ketat oleh Kementerian Luar Negeri.
Anton menegaskan, proses uji kelayakan tetap menjadi tahapan penting sebelum nama-nama calon dubes tersebut mendapatkan rekomendasi DPR. Kemungkinan tidak lolos tetap terbuka apabila ditemukan ketidakpatutan atau terdapat laporan masyarakat yang perlu ditindaklanjuti.
Baca Juga: Dubes Palestina Ungkap Isi Hati Kala Memeluk Prabowo: Kami Tidak Sendirian
"Biasanya sih enggak ada yang begitu, karena kan screening-nya Kemenlu kan ketat sekali ya," ujarnya.
Berikut daftar lengkap 25 calon dubes yang menjalani fit and proper test di Komisi I DPR RI:
1. Irawan Ronodipuro — China merangkap Mongolia, berkedudukan di Beijing.
2. Baringin M.H. Panggabean — Inggris merangkap Irlandia dan IMO, berkedudukan di London.
3. Desra Percaya — India merangkap Bhutan, berkedudukan di New Delhi.
4. Iwan Freddy Hari Susanto — Yordania, berkedudukan di Amman.
5. R. Heru Hartanto Subolo — Yunani, berkedudukan di Athena.
6. Azis Nurwahyudi — Kolombia merangkap Antigua dan Barbuda serta Saint Kitts dan Nevis, berkedudukan di Bogota.
7. Sigit Suryantoro Widiyanto — Timor Leste, berkedudukan di Dili.
8. Albert Abdi — Tanzania, berkedudukan di Dar es Salaam.
9. R. Sigit Witjaksono — Sudan, berkedudukan di Khartum.
10. Darianto Harsono — Sri Lanka merangkap Maladewa, berkedudukan di Kolombo.
11. Winanto Adi — Kuwait, berkedudukan di Kuwait City.
12. Epiphania Riris Wusananingdyah — Peru merangkap Bolivia, berkedudukan di Lima.
13. Tri Tharyat — Spanyol, berkedudukan di Madrid.
14. Josef A. Nae Soi — Filipina merangkap Kepulauan Marshall dan Palau, berkedudukan di Manila.
15. Bagus Hendraning Kobarsyih — Kazakhstan merangkap Tajikistan, berkedudukan di Astana.
16. Achsanul Habib — Kamboja, berkedudukan di Phnom Penh.
17. Wahyuni Refi Satya Bekti — Bahrain, berkedudukan di Manamah.
18. Ayodhia Gehak Lakunamang Kalake — Afrika Selatan merangkap Botswana, berkedudukan di Pretoria.
19. Lintang Paramitasari Parnohadiningrat — ASEAN, berkedudukan di Jakarta.
20. Zaim Al Khalis Nasution — Iran, berkedudukan di Tehran.
21. Ratieh Sanggarwaty — Tunisia, berkedudukan di Tunis.
22. Mohammad Iskandarsyah Derry Aman — Polandia, berkedudukan di Warsawa.
23. Dindin Wahyudin — Selandia Baru, berkedudukan di Wellington.
24. Dewi Justicia Meidiwaty — Laos, berkedudukan di Vientiane.
25. Yulastiawarman — Kroasia, berkedudukan di Zagreb.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 6Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 7Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9BGN Hentikan Permanen Operasional Empat Dapur MBG
- 10KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR








