Pemerintah Perkuat Keterwakilan Perempuan dalam Pengambilan Keputusan, Dimulai dari Desa

AKURAT.CO Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, mengusulkan penguatan kepemimpinan dan keterwakilan perempuan dalam pengambilan keputusan di berbagai jenjang pemerintahan, termasuk di tingkat desa.
Kepemimpinan perempuan perlu terus diperkuat dan didukung dengan peningkatan kapasitas, pendampingan, dan ekosistem yang memberikan ruang bagi perempuan untuk berpartisipasi.
Dalam pertemuannya dengan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, Veronica menekankan penguatan kepemimpinan perempuan diperlukan untuk memastikan perempuan memiliki kesempatan yang setara dalam pengambilan keputusan.
Baca Juga: Women Mentorship Program Batch 2 Jadi Ajang Pengembangan Pemimpin Perempuan
"Perluasan kesempatan bagi perempuan dapat dimulai dengan memperluas kesempatan perempuan untuk mengambil peran dalam kepemimpinan di tingkat desa," kata Veronica, dikutip Senin (10/8/2026).
Pihaknya juga membahas peningkatan keterwakilan dan kapasitas perempuan dalam kelembagaan penyelenggara pemilu. Menurutnya, yang setara untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi, baik sebagai pemilih maupun dalam kelembagaan penyelenggara pemilu.
"Penguatan keterwakilan dan kapasitas perempuan dalam penyelenggara pemilu merupakan bagian penting dalam membangun demokrasi yang inklusif. Karena itu, diperlukan kolaborasi lintas kementerian dan lembaga agar perempuan memiliki kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dalam proses demokrasi," ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Mendagri Tito menyampaikan dukungannya terhadap peningkatan kapasitas dan kepemimpinan perempuan di berbagai jenjang pemerintahan, termasuk dalam penyelenggaraan pemilu dan pemerintahan desa.
Dia juga mendorong Kementerian PPPA berkoordinasi dengan lembaga penyelenggara pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam penyelenggaraan pemilu.
Baca Juga: D-STAR Jadi Wadah Kampus dan Industri Wujudkan Ekosistem Mumpuni untuk Peneliti Perempuan
"Kami mendukung upaya penguatan kapasitas perempuan pada seluruh jenjang pemerintahan. Koordinasi dengan KPU dan Bawaslu juga perlu diperkuat agar upaya meningkatkan partisipasi perempuan dalam penyelenggaraan pemilu dapat berjalan dengan baik," ucapnya.
Dalam pembahasan mengenai kepemimpinan perempuan di tingkat desa, dia mengarahkan Kepala Biro Hukum Kemendagri, Raden Gani Muhammad, untuk melakukan telaah terhadap regulasi terkait pemerintahan desa, guna mengidentifikasi peluang penyempurnaan pengaturan yang mendukung kepemimpinan perempuan di tingkat desa.
"Pada prinsipnya, kami mendukung penguatan kepemimpinan perempuan di tingkat desa. Pemerintah daerah perlu terus memberikan ruang yang setara bagi perempuan untuk mengambil peran dalam kepemimpinan, sehingga potensi perempuan dapat dimanfaatkan dalam pembangunan di daerah," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








