Menteri Agama: Indonesia Punya Modal Jadi Episentrum Peradaban Dunia di Era Prabowo

AKURAT.CO Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyatakan pembangunan Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berada pada jalur yang tepat. Berbagai program prioritas pemerintah telah memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), pendidikan, hingga pengembangan pesantren.
Dia mengatakan, Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi salah satu pusat peradaban dunia di masa depan karena ditopang stabilitas ekonomi serta kondisi sosial-politik yang kondusif.
"Di tengah dinamika global, kita patut bersyukur karena pembangunan Indonesia di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto berjalan pada jalur yang tepat. Indonesia memiliki modal yang sangat kuat untuk menjadi salah satu episentrum peradaban dunia pada masa mendatang," ujar Nasaruddin, dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026).
Baca Juga: Indeks Kerukunan Umat Beragama di Indonesia Mencapai Rekor Tertinggi pada 2025
Kementerian Agama turut berkontribusi dalam menyukseskan berbagai program prioritas Presiden Prabowo, yang menyasar peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Salah satunya melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang disebut telah memberikan manfaat kepada lebih dari 11 juta siswa dan santri. Selain itu, Program Cek Kesehatan Gratis juga telah menjangkau lebih dari 1,2 juta siswa dan santri.
"Kementerian Agama bersyukur dapat berkontribusi menyukseskan berbagai program prioritas Presiden sebagai bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat," katanya.
Di sektor pendidikan, sejumlah Madrasah Aliyah Negeri telah menjadi bagian dari Program Sekolah Unggulan Garuda Transformasi. Sementara itu, MAN Insan Cendekia Serpong telah mengimplementasikan kurikulum International Baccalaureate Diploma Programme.
Dia juga mengungkapkan sebanyak 5,1 juta siswa di bawah naungan Kementerian Agama telah menerima manfaat Program Indonesia Pintar (PIP).
Selain itu, sebanyak 289.295 mahasiswa perguruan tinggi keagamaan memperoleh KIP Kuliah, sementara sejumlah putra-putri terbaik Indonesia mendapatkan beasiswa melanjutkan pendidikan ke Amerika Serikat, Eropa, dan Timur Tengah.
Baca Juga: Menko Airlangga: Data Center AI Jadi Peluang Investasi Baru Indonesia
Menurutnya, pemerintah juga terus meningkatkan kualitas tenaga pendidik. Peningkatan kompetensi guru melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan pemberian Tunjangan Profesi Guru (TPG) mengalami kenaikan hingga 700 persen, yang disebut sebagai capaian tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.nnn!
Transformasi pendidikan keagamaan juga diwujudkan melalui revitalisasi 556 madrasah atau sekolah keagamaan, pembangunan 352 madrasah dan 34 perguruan tinggi keagamaan negeri, serta distribusi 2.180 papan interaktif digital ke 551 madrasah.
Dalam kesempatan itu, Nasaruddin secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo atas perhatian pemerintah terhadap penguatan dunia pesantren.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia









