Menteri PPPA Sapa Siswa di Bantar Gebang, Serap Harapan dan Cita-cita Anak Bangsa

AKURAT.CO Dalam rangka "Jelajah SAPA" untuk menyambut Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyapa anak-anak di SD Dinamika Indonesia, Kecamatan Bantar Gebang, Kota Bekasi.
Kegiatan Jelajah SAPA ini menjadi wujud nyata kehadiran negara untuk menjangkau, mendengar, dan memahami langsung kebutuhan serta aspirasi anak-anak di akar rumput.
"Sebentar lagi kita akan merayakan HAN ke-42 Tahun 2026. Ini adalah hari kalian, hari untuk merayakan kegembiraan seluruh anak Indonesia. Melalui kegiatan Jelajah SAPA yang mengusung tema 'Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan' hari ini, Bunda ingin berada dekat dengan kalian dan mendengar langsung cerita serta harapan kalian," kata Arifah, dikutip Minggu (19/7/2026).
Baca Juga: Presiden Prabowo: Indonesia Segera Miliki Motor Listrik Buatan Anak Bangsa
Saat berdialog, dia memberikan motivasi agar mereka tetap semangat belajar demi mengejar cita-cita. Dia mengatakan, anak merupakan pilar masa depan bangsa yang akan menjadi pemimpin di masa depan.
"Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto sangat mencintai anak-anak Indonesia. Oleh karena itu, Bapak Presiden berkomitmen agar tidak ada lagi anak yang kekurangan gizi, sakit, maupun putus sekolah. Hak-hak dasar ini merupakan bekal utama anak-anak untuk tumbuh menjadi generasi yang berkualitas," ujarnya.
Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Bekasi, Dinar Faisal Badar menyampaikan pemerintah daerah terus berupaya memberikan fasilitas terbaik bagi anak-anak di Kota Bekasi.
"Di Kota Bekasi sesuai dengan kewenangannya, pendidikannya gratis dari SD hingga SMP, sedangkan untuk swasta ada subsidi. Kami juga menyediakan beasiswa bagi yang tidak mampu hingga ke jenjang perguruan tinggi," jelasnya.
Dukungan terhadap pelaksanaan pemenuhan hak anak juga diberikan oleh mitra strategis. Ketua Perempuan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (PINTI), Metta Agustina menekankan anak adalah anugerah sekaligus harapan masa depan bangsa.
Kemajuan sebuah negara sangat bergantung pada kualitas kesehatan dan kecerdasan generasi penerusnya.
Baca Juga: Anak Prasejahtera Bisa Raih Pendidikan Berkualitas Berkat Sekolah Rakyat
"Ini merupakan kali ke-empat kami mengadakan aksi sosial di SD Dinamika Indonesia, Bantar Gebang. Kami bersyukur melihat perubahan dan kemajuan yang luar biasa dari tahun ke tahun. Kondisi kesehatan anak-anak di sini semakin membaik dan angka anak yang mengalami kurang gizi sudah jauh menurun dibandingkan sebelumnya," ungkap Metta.
Dalam Jelajah SAPA di SD Dinamika Indonesa, Menteri PPPA dan mitra memberikan bantuan berupa 604 kilogram paket ikan kembung segar kaya nutrisi sebagai bagian dari total bantuan 6,6 ton untuk tujuh lokasi kegiatan, 347 paket snack dari Kementerian Sosial dan 400 paket dari Gabungan Penyuplai Hotel dan Restoran Indonesia (GPHRI).
Selain itu ada 355 pax makan siang, pemeriksaan kesehatan gratis, dan permainan anak dari PINTI, serta air mineral dari Danone. Melalui sinergi dalam momentum Jelajah SAPA ini, Kemen PPPA berharap komitmen perlindungan dan pemenuhan hak anak dapat semakin diperkuat demi mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 4UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 5Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 6Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 7Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 8Saran Meningkatkan Kualitas dan Pemanfaatan Buku Teks dalam Pembelajaran
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon
- 10Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Febrie Adriansyah, Perkara Emas 74 Kilogram dan Valas Dilanjutkan ke Pembuktian









