Bukan Sekadar Pertahanan, Peran Yonif TP Diperkuat untuk Pemberdayaan Warga

AKURAT.CO Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, meninjau dua satuan Yonif Teritorial Pembangunan (YTP), yakni Yonif TP 855/Raksaka Dharma (RD) di Kabupaten Gayo Lues dan Yonif TP 853/Buwar Reje Bur (BRB) di Kabupaten Aceh Timur.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Pertahanan untuk memastikan kesiapan, sekaligus mengoptimalkan peran satuan teritorial pembangunan dalam mendukung pertahanan negara dan pembangunan wilayah.
Selain menjalankan fungsi menjaga ketahanan wilayah, keberadaan Yonif TP juga diarahkan untuk memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan warga di daerah penugasan.
Baca Juga: Tinjau Yonif TP 848 di Lampung, Menhan: TNI Harus Jadi Pelindung Rakyat
Yonif Teritorial Pembangunan diharapkan tidak hanya berperan sebagai elemen strategis pertahanan negara, tapi juga mampu menjadi motor penggerak pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah.
"Kemampuan tempur, latihan yang berkelanjutan, serta kekompakan antarprajurit merupakan fondasi utama dalam membangun satuan yang tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan tugas," kata Sjafrie, dikutip Jumat (19/6/2026).
Selama kunjungan, Menhan juga meninjau langsung berbagai fasilitas satuan dan berdialog dengan prajurit untuk mengetahui kondisi riil yang dihadapi di lapangan.
Dari hasil peninjauan tersebut, dia mencermati sejumlah kebutuhan sarana dan prasarana yang masih perlu mendapat perhatian. Di antaranya keterbatasan ketersediaan air bersih serta fasilitas penunjang latihan.
Meski demikian, Sjafrie mengapresiasi berbagai inisiatif yang dilakukan oleh satuan untuk mengatasi kendala tersebut secara mandiri. Upaya itu dilakukan melalui pembangunan sarana pendukung dan pemanfaatan sumber daya yang tersedia guna mendukung pelaksanaan tugas prajurit.
Utamakan Nilai Dasar Prajurit
Sjafrie juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai dasar keprajuritan dalam setiap pelaksanaan tugas. "Prajurit TNI harus senantiasa menjaga profesionalisme, disiplin, dan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara," tegasnya.
Dia turut menekankan bahwa keberagaman latar belakang prajurit harus menjadi kekuatan yang menyatukan seluruh anggota TNI dalam satu identitas yang solid, profesional, dan siap melaksanakan tugas di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ke depan, Menhan berharap keberadaan Yonif Teritorial Pembangunan semakin mampu memperkuat stabilitas keamanan wilayah sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Satuan ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat serta mendukung pembangunan daerah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 7Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 8Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November







