Momen Jamuan Kenegaraan Indonesia-Jerman, Prabowo Tegaskan Kemitraan Strategis Hadapi Tantangan Global

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menggelar jamuan santap siang kenegaraan sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier beserta Ibu Elke Büdenbender di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (15/6/2026).
Jamuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Jerman.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas hubungan bilateral yang telah terjalin selama puluhan tahun antara kedua negara.
Menurut Prabowo, Jerman memiliki posisi strategis bagi Indonesia dan kemitraan yang dibangun selama ini telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.
“Saya menghargai perbincangan yang hangat, terbuka, dan produktif yang telah kita lakukan pada hari ini. Tuan-tuan, Jerman memiliki tempat istimewa bagi Indonesia. Selama 74 tahun, perhubungan diplomatik kita telah memberikan manfaat nyata bagi rakyat kita. Membuat Jerman menjadi salah satu mitra penting di Eropa,” ujar Prabowo.
Prabowo juga menuturkan bahwa Jerman selama ini menjadi sumber inspirasi bagi pembangunan Indonesia, terutama dalam bidang inovasi hingga penguasaan teknologi. Hal tersebut, menurut Presiden, tercermin dari banyaknya warga Indonesia yang menempuh pendidikan dan pelatihan di Jerman.
"Jerman secara konsisten menjadi sumber inspirasi melalui inovasi, kemajuan teknologi, disiplin, serta penghormatan yang kuat terhadap aturan dan institusi. Banyak warga Indonesia telah belajar dan memperoleh pelatihan di Jerman. Presiden ketiga Indonesia juga memiliki pengalaman panjang menempuh pendidikan dan bekerja di Jerman," jelasnya.
Sehubungan dengan hal tersebut, Prabowo berharap kemitraan Indonesia dan Jerman dapat terus diperkuat di berbagai bidang. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menceritakan pengalaman pribadinya saat mengikuti pelatihan di Jerman tahun 1981.
"Saya pribadi juga dapat bersaksi atas kekuatan ini karena saya sendiri pernah menjalani pelatihan di Jerman pada tahun 1981. Saya berharap kunjungan anda dapat semakin memperkuat kerja sama kita, khususnya di tengah dinamika dan ketidakpastian global saat ini," tuturnya
Pada kesempatan tersebut, Prabowo juga menekankan peran penting Jerman dalam memperkenalkan Indonesia kepada dunia internasional, termasuk melalui lingkungan akademik sejak masa sebelum kemerdekaan Indonesia.
Baca Juga: GMNI Minta Prabowo Perkuat Pemberantasan Korupsi dan Efisiensi Anggaran Negara
“Oleh karena itu, meskipun kedua negara akan segera merayakan 75 tahun hubungan diplomatik, akar hubungan kita sesungguhnya telah terjalin jauh sebelum Indonesia merdeka,” ucapnya.
Menutup sambutannya, Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Presiden Steinmeier ke Indonesia dan berharap hubungan persahabatan serta kerja sama antara kedua negara terus berkembang di masa mendatang.
"Saya pikir banyak hubungan akan didukung di Jerman. Sebagai catatan terakhir, saya berharap Presiden Steinmeier dan Ibu Büdenwender sehat dan sukses, dan rakyat Indonesia dan Jerman terus sejahtera dan bersahabat," katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta






