Indonesia Akan Kirim Komodo ke Jepang, Perkuat Kerja Sama Kehutanan dan Konservasi

AKURAT.CO Indonesia dan Jepang semakin memperkuat hubungan bilateral yang tidak hanya berfokus pada sektor ekonomi, energi, dan investasi, tetapi juga melalui kerja sama kehutanan dan konservasi.
Kerja sama tersebut terjalin melalui pertemuan Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni dengan Menteri Strategi Pertumbuhan Jepang, Minoru Kiuchi, di sela-sela kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Jepang.
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Kiuchi menegaskan bahwa Indonesia merupakan mitra strategis bagi Pemerintah Jepang, khususnya di sektor kehutanan. Peran Indonesia tidak hanya penting bagi Jepang, tetapi juga memiliki posisi strategis bagi kawasan Asia Pasifik.
Baca Juga: Prabowo Perkuat Hubungan Indonesia-Jepang: Fokus pada Ekonomi, Energi dan Investasi
Dia juga menyampaikan apresiasi atas penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Indonesia dengan Prefektur Shizuoka terkait perlindungan dan konservasi satwa liar, khususnya komodo.
Menurutnya, komodo memiliki tingkat popularitas tinggi di Jepang, setara dengan panda, dan diyakini akan menjadi daya tarik besar bagi masyarakat Jepang. Pemerintah Jepang bahkan berencana menyelenggarakan upacara penyambutan khusus saat komodo tiba di Jepang.
Selain itu, Menteri Kiuchi menyatakan komitmennya untuk mendukung percepatan pertukaran satwa dari iZoo Jepang ke Kebun Binatang Surabaya.
Sementara itu, Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menyampaikan bahwa pertemuan bilateral ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden ke Jepang, yang bertujuan untuk mempererat hubungan bilateral kedua negara.
Dia juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin lama antara Indonesia dan Jepang, khususnya melalui berbagai proyek yang didukung oleh JICA.
Baca Juga: Presiden Prabowo: Indonesia dan Jepang Siap Jadi Pilar Stabilitas Dunia
Dia menekankan pentingnya peningkatan kolaborasi ke depan, termasuk melalui percepatan implementasi Joint Crediting Mechanism (JCM) di sektor kehutanan Indonesia sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim.
Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mempercepat proses pengiriman komodo ke Jepang, yang akan dilakukan setelah penandatanganan kerja sama antara iZoo dengan Kebun Binatang Surabaya yang direncanakan berlangsung pada akhir April 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Kehutanan juga mengusulkan penguatan kerja sama konservasi melalui skema Sister Park antara Fuji-Hakone-Izu National Park dengan taman nasional di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T







