Kerja Sebagai Pemulung, Pria di Bekasi Bangga Lihat Anaknya Bisa Sekolah Berkat Program Prabowo

AKURAT.CO Subur (63), orang tua dari siswi Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, mengaku bangga dan mendukung penuh keinginan putrinya, Jumaroh (15), yang bercita-cita melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi.
Sebagai anak perempuan satu-satunya di keluarga, Subur berharap Jumaroh bisa maju dan sukses melalui kesempatan yang diberikan oleh Sekolah Rakyat. Sehari-hari, Subur bersama istrinya bekerja sebagai pemulung di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.
Dia menyadari tanpa adanya program Sekolah Rakyat, sulit baginya untuk menyekolahkan anaknya lebih tinggi karena keterbatasan ekonomi.
Baca Juga: Siswa Sekolah Rakyat Tulis Surat Menyentuh untuk Presiden Prabowo
"Alhamdulillah kita bersyukur lah. Ya anak satu perempuan, biar ada kemajuan. Semoga saja kita sebagai orang tua bisa dukung sampai akhir, dari titik-titik keinginannya itu. Dia memang punya keinginan lanjut kuliah," ujar Subur saat ditemui, Sabtu (25/10/2025).
Subur menuturkan, sejak bersekolah di Sekolah Rakyat, Jumaroh tampak lebih bahagia dan nyaman. Dia sering mendengar cerita anaknya, yang senang karena fasilitas sekolah lengkap dan suasana belajar yang menyenangkan.
"Katanya, 'Saya sekolah di sana betah, banyak teman, banyak kegiatan'. Ya syukurlah kalau betah. Saya sih tinggal dukung aja, asal dia semangat," ungkapnya.
Meski merasa bangga, Subur tak menampik bahwa ia sering merindukan kehadiran anaknya di rumah. Hidup di asrama membuat Jumaroh jarang pulang. Namun, dia memahami bahwa semua itu demi masa depan yang lebih baik.
"Suka sering ngomel, suka bercanda. Sekarang enggak ada, jadi sepi. Tapi enggak apa-apa, memang anak punya keinginan di Sekolah Rakyat, dia mau mandiri. Alhamdulillah, sebagai orang tua saya bangga," tutur Subur.
Baca Juga: 165 Sekolah Rakyat Diresmikan Akhir Tahun, Presiden Prabowo Pastikan Semua Anak Dapat Bersekolah
Dia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas hadirnya program Sekolah Rakyat. Menurutnya, program ini memberi harapan baru bagi keluarga sederhana seperti dirinya.
"Masa saya sanggup nyekolahin sampai kuliah, pikirannya dulu paling mentok SMA. Tapi sekarang bersyukur ada Sekolah Rakyat. Kita cita-cita tinggi, alhamdulillah ada Bapak Prabowo yang dukung anak-anak seperti Jumaroh. Terima kasih," ujarnya.
Program Sekolah Rakyat menunjukkan bahwa setiap anak Indonesia berhak atas pendidikan yang layak. Dukungan orang tua seperti Subur, menjadi bagian penting dalam keberhasilan program ini untuk membuka akses pendidikan gratis, berkualitas, dan memutus rantai kemiskinan di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK







